ilustrasi menuang toner ke kapas (pexels.com/SHVETS production)
Toner dimanfaatkan untuk menyegarkan kulit tanpa menghilangkan kelembapan alaminya. Produk perawatan kulit ini juga bertugas mempersiapkan kulit untuk menyerap produk yang kamu gunakan setelah toner.
Bahan-bahan yang digunakan dalam toner bergantung pada jenis kulit dan fungsi yang diinginkan, baik untuk menghidrasi, membersihkan, eksfoliasi, atau kombinasi ketiganya.
Berikut adalah bahan-bahan dalam toner yang direkomendasikan:
- Hidrasi: Asam hialuronat (hyaluronic acid), gliserin, dan lidah buaya (aloe vera).
- Eksfoliasi: Asam hidroksi (hydroxy acid) seperti asam laktat, asam glikolat (glycolic acid), dan asam salisilat.
- Pembersihan: Bahan-bahan yang lembut seperti air mawar, teh hijau, atau lidah buaya.
- Tekstur atau jerawat: Eksfolian seperti asam glikolat atau asam salisilat dapat membantu mengatasi tekstur atau jerawat.
- Kulit kering atau sensitif: Bahan yang melembapkan dan menenangkan seperti asam hialuronat, niacinamide, atau gliserin.
Cairan infus tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai toner wajah. Gunakanlah produk toner yang diformulasikan khusus untuk wajah dan sesuaikan dengan jenis kulit dan kebutuhanmu.
Referensi
Skincare Soul. Diakses pada Juli 2024. The Role of Toner in Your Skincare Routine: Explained.
Verywell Health. Diakses pada Juli 2024. The 15 Best Toners for All Skin Types, Tested and Reviewed.