Puasa bukan hanya menahan lapar, tapi juga bagaimana menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari. Banyak orang merasa cepat lemas karena pola minum yang kurang teratur. Padahal, cairan adalah kunci agar energi tetap stabil dan konsentrasi gak menurun. Kalau tubuh kekurangan air, aktivitas harian bisa terganggu dan ibadah jadi kurang maksimal. Dengan pola minum yang tepat, puasa bisa terasa lebih ringan dan tubuh tetap segar.
6 Cara Atur Pola Minum Saat Puasa, Tubuh Tetap Bugar!

1. Minum dengan pola 2-4-2
Pola minum 2-4-2 artinya 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur. Cara ini membantu tubuh mendapat cairan cukup tanpa harus minum berlebihan sekaligus. Pola teratur membuat distribusi cairan lebih stabil sepanjang puasa. Dengan pola ini, tubuh tetap segar meski aktivitas padat. Minum dengan aturan sederhana ini bikin puasa lebih nyaman dan anti lemas.
2. Minum perlahan, bukan sekaligus
Minum air sekaligus dalam jumlah banyak sering bikin perut kembung. Lebih baik minum perlahan agar tubuh bisa menyerap cairan dengan baik. Cara ini juga bikin rasa haus lebih cepat reda. Minum perlahan membantu tubuh tetap segar sepanjang malam. Kebiasaan kecil ini bikin puasa lebih nyaman dijalani.
3. Utamakan air putih
Air putih adalah pilihan terbaik untuk menjaga cairan tubuh. Minuman lain boleh sesekali, tapi jangan sampai menggantikan air putih. Tubuh lebih mudah menyerap cairan dari air putih dibanding minuman berperisa. Dengan menjadikan air putih prioritas, puasa terasa lebih sehat. Kebiasaan ini bikin tubuh lebih tahan terhadap dehidrasi.
4. Batasi minuman manis
Minuman manis memang menggoda saat berbuka, tapi terlalu banyak bisa bikin tubuh cepat haus lagi. Gula berlebih justru bikin cairan tubuh gak stabil. Lebih baik minum air putih dulu sebelum mencoba minuman manis. Dengan begitu, tubuh lebih cepat terhidrasi. Minuman manis bisa jadi pelengkap, bukan pengganti air putih.
5. Tambahkan buah dan sayur kaya air
Buah dan sayur kaya air bisa membantu menjaga cairan tubuh. Semangka, timun, atau jeruk adalah pilihan segar untuk berbuka dan sahur. Kandungan air alami dari buah dan sayur bikin tubuh lebih terhidrasi. Selain itu, vitamin dan mineralnya juga mendukung energi harian. Menambahkan buah dan sayur bikin pola minum lebih lengkap.
6. Sesuaikan pola minum dengan aktivitas
Kalau aktivitas harian cukup padat, kebutuhan cairan bisa lebih tinggi. Pastikan minum cukup saat sahur dan berbuka agar tubuh siap beraktivitas. Jangan tunggu haus baru minum, karena itu tanda tubuh sudah kekurangan cairan. Menyesuaikan pola minum dengan aktivitas bikin tubuh lebih kuat menjalani puasa. Cara ini bikin energi tetap stabil sepanjang hari.
Mengatur pola minum saat puasa bukan sekadar minum banyak, tapi bagaimana cara membaginya dengan tepat. Dari pola 2-4-2 sampai menambahkan buah segar, semua tips ini bisa bikin tubuh tetap segar sepanjang hari. Setiap kebiasaan kecil punya dampak besar untuk kesehatan dan kenyamanan saat berpuasa.