Budaya Lebaran sering membuat banyak orang merasa harus makan sebagai bentuk menghargai tuan rumah atau sesimpel disuruh oleh orang yang lebih tua.
Padahal, konsep mindful eating menekankan pentingnya mendengarkan sinyal lapar dan kenyang tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif mengurangi makan berlebihan.
Kamu tetap bisa, kok, menghargai hidangan tanpa harus menghabiskan semuanya.
Menjaga pola makan saat Lebaran bukan tentang menolak banyak makanan, tetapi lebih pada membuat keputusan yang lebih mindful. Dengan strategi yang tepat, kamu tetap bisa menikmati hidangan khas tanpa rasa bersalah atau khawatir berlebihan, serta tetap sehat.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. “Healthy Eating for a Healthy Weight.” Diakses Maret 2026.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. “Healthy Eating Plate.” Diakses Maret 2026.
Ana M. Andrade, Geoffrey W. Greene, and Kathleen J. Melanson, “Eating Slowly Led to Decreases in Energy Intake Within Meals in Healthy Women,” Journal of the American Dietetic Association 108, no. 7 (June 26, 2008): 1186–91, https://doi.org/10.1016/j.jada.2008.04.026.
American Heart Association. “Saturated Fat.” Diakses Maret 2026.
Loretta DiPietro et al., “Three 15-min Bouts of Moderate Postmeal Walking Significantly Improves 24-h Glycemic Control in Older People at Risk for Impaired Glucose Tolerance,” Diabetes Care 36, no. 10 (June 13, 2013): 3262–68, https://doi.org/10.2337/dc13-0084.
World Health Organization. "Guideline: Sugars Intake for Adults and Children." Geneva: WHO, 2015. Diakses Maret 2026.
G. A. O’Reilly et al., “Mindfulness‐based Interventions for Obesity‐related Eating Behaviours: A Literature Review,” Obesity Reviews 15, no. 6 (March 18, 2014): 453–61, https://doi.org/10.1111/obr.12156.