ilustrasi tekanan media sosial (freepik.com/rawpixel.com)
Nyatanya, bagi banyak orang, liburan justru bisa memicu rasa kesepian. Melihat unggahan orang di media sosial yang menampilkan kebahagiaan mereka menjalani momen liburan benar-benar dapat memicu holiday blues semakin parah. Itulah sebabnya kamu perlu memperhatikan seberapa banyak media sosial yang kamu konsumsi.
Jika kamu merasa sedih saat scrolling media sosial, perhatikan perasaan itu dan pertimbangkan untuk mengubah kebiasaan konsumsi media. Batasi sejauh mana media sosial menguasai perasaanmu. Alih-alih menggunakan media sosial sebagai hiburan, kamu bisa menggunakan hal lain yang lebih produktif sebagai hiburan, seperti membaca, memasak, jalan-jalan, atau mempelajari keterampilan baru.
Holiday blues dapat mengubah momen liburan menjadi masa-masa yang penuh kesedihan dan kesepian. Namun, dengan melakukan cara-cara di atas, kamu bisa membalikkan keadaan dan mengembalikan kebahagiaanmu.
Referensi
"The Holiday Blues: Feeling Sad Amid the Festivities." Verywell Health. Diakses Desember 2025.
"How to Deal with Stress and Depression During the Holidays." Healthline. Diakses Desember 2025.