Selama bulan puasa, pola makan kita berubah cukup signifikan karena waktu makan terbatas pada sahur dan berbuka. Dalam kondisi ini, asupan serat sering kali terabaikan karena menu yang dipilih cenderung tinggi karbohidrat sederhana dan lemak, seperti gorengan atau makanan manis. Padahal, serat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan pencernaan, metabolisme, dan kestabilan energi sepanjang hari.
Serat terbagi menjadi dua jenis utama yaitu serat larut dan tidak larut. Serat larut membantu memperlambat penyerapan gula dan menjaga kadar kolesterol, sedangkan serat tidak larut mendukung pergerakan usus agar tetap teratur. Ketika konsumsi sayur, buah, dan biji utuh berkurang selama puasa, tubuh dapat merasakan berbagai dampak yang tidak selalu langsung disadari. Yuk, simak lebih lanjut dampaknya di bawah ini.
