Comscore Tracker

Ketahui Kandungan Lemak Opor Ayam, Sajian Favorit Lebaran

Hati-hati dengan kandungan lemak dan kalori opor ayam, ya!

Salah satu hidangan yang ada di hampir semua rumah di Indonesia saat Lebaran tiba adalah opor ayam. Rasanya yang gurih, lezat, dan berkuah membuat hidangan ini sangat cocok disajikan bersama dengan ketupat.

Namun, untuk kamu yang tidak ingin berat badanmu melonjak setelah Lebaran, ada baiknya kamu berhati-hati dengan hidangan yang satu ini. Pasalnya, opor ayam tinggi akan kalori dan lemak yang bisa memicu penambahan berat badan.

Di sini, akan dipaparkan jumlah lemak dalam setiap bagian opor ayam dan tips yang bisa kamu terapkan agar bisa makan opor ayam tanpa khawatir berat badan akan bertambah. Baca sampai tuntas, ya!

1. Kulit ayam

Kulit adalah bagian yang memiliki kandungan lemak paling tinggi dari seluruh bagian dari daging ayam. Dilansir Livestrong, sebanyak 40 persen kulit ayam terdiri dari lemak. Jadi, menghilangkan semua kulit ayam akan menurunkan jumlah kalori dan lemak secara signifikan.

Akan tetapi, perlu diketahui, menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, sebagian besar lemak dalam kulit ayam adalah jenis lemak tidak jenuh yang sehat. Untuk itu, tidak mengapa jika kamu mengonsumsi kulit ayam dalam jumlah sedikit.

Selain itu, meskipun kamu telah menghilangkan semua kulit ayam, masing-masing bagian ayam tetap tidak bisa disamakan. Beberapa mengandung lemak, kalori, dan protein yang lebih banyak atau lebih sedikit dari bagian yang lainnya.

2. Paha bawah

Ketahui Kandungan Lemak Opor Ayam, Sajian Favorit Lebaranilustrasi paha ayam bagian bawah (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Paha bawah menjadi potongan ayam favorit banyak orang. Nah, menurut laman Medical News Today, dalam 100 gram paha ayam bagian bawah yang dimasak dengan kulit terdapat sekitar 216 kalori, 27 gram protein, dan 11,2 gram lemak.

Namun, jika bagian kulit ini dibuang, kalori yang dimakan turun menjadi sekitar 175 dan jumlah lemaknya menjadi 5,7 gram. Perbedaannya cukup signifikan bukan?

3. Paha atas

Paha atas memiliki tekstur daging yang lembut dan gurih, sehingga juga menjadi salah satu potongan favorit banyak orang. Dilansir Medical News Today, dalam 100 gram potongan paha atas dengan kulit terdapat sekitar 229 kalori, 25 gram protein, dan 15,5 gram lemak.

Menghilangkan kulit akan mengurangi kalori menjadi 209 dan kandungan lemak menjadi 10,9 gram.

Baca Juga: Cek Kandungan Kalori Makanan Khas Lebaran, Jangan Kalap Makan!

4. Sayap

Ketahui Kandungan Lemak Opor Ayam, Sajian Favorit Lebaranilustrasi sayap ayam (pixabay.com/ekoanug)

Sayap adalah potongan yang mengandung protein paling sedikit dan kalori tertinggi dari semua potongan ayam. Dalam 100 gram sayap  yang dimasak dengan kulit, terdapat sekitar 290 kalori, 27 gram protein, dan 19,5 gram lemak.

Jika kulitnya dihilangkan, ini akan menurunkan kalorinya menjadi 203 dan 8,1 gram lemak. Menariknya, ini juga akan meningkatkan kandungan protein menjadi hingga 30 gram.

5. Dada

Dada adalah potongan ayam yang paling tinggi akan kandungan protein dan rendah kalori. Dalam 100 gram dada ayam yang dimasak dengan kulit dan tulang mengandung sekitar 197 kalori, 30 gram protein, dan 7,8 g lemak.

Jika kulit dan tulangnya dibuang, maka ini akan mengurangi kalori menjadi sekitar 165 kalori dan 3,6 gram lemak. Menghilangkan kulit juga akan meningkatkan kandungan protein menjadi 31 gram.

6. Santan

Ketahui Kandungan Lemak Opor Ayam, Sajian Favorit Lebaranilustrasi santan (freepik.com/jcomp)

Santan adalah bahan makanan yang tinggi akan lemak. Sebagian besar lemak dalam santan adalah lemak jenuh. Sajian khas santan juga bukanlah sumber karbohidrat, protein, atau mikronutrien yang baik.

Menurut United States Department of Agriculture, satu sendok makan atau 15 gram santan menyediakan 29,6 kalori, 0,3 gram protein, 0,4 gram karbohidrat, dan 3,2 gram lemak. Mengingat santan mengandung banyak kalori dan lemak, sebaiknya kamu membatasi porsi kuah santan yang kamu konsumsi.

Jadi, agar kamu bisa makan opor ayam tanpa mengalami penambahan berat badan yang signifikan, kamu bisa menghilangkan kulit ayam, memilih dada daripada bagian yang lain, dan jangan mengambil terlalu banyak kuah santan. Cara ini mampu mengurangi jumlah kalori dan lemak dari opor ayam.

Baca Juga: 6 Faktor Utama yang Pengaruhi Pembakaran Kalori, Catat!

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya