ilustrasi buang air kecil (unsplash.com/Giorgio Trovato)
Ginjal bekerja lebih aktif saat tubuh menerima asupan protein tinggi dalam waktu singkat. Organ ini bertugas menyaring sisa metabolisme protein agar bisa dikeluarkan melalui urine. Akibatnya, sebagian orang merasa lebih sering buang air kecil setelah beberapa hari rutin mengonsumsi daging kurban. Kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami tubuh ketika mencoba menjaga keseimbangan zat sisa di dalam darah.
Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, urine biasanya berubah menjadi lebih kuning pekat dan berbau lebih tajam. Pada beberapa kasus, tubuh juga terasa lebih cepat haus meski tidak banyak bergerak. Kondisi ini dapat menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan asupan air yang lebih cukup untuk membantu kerja ginjal tetap optimal. Karena itu, makan daging sebaiknya tetap dibarengi sayur, buah, serta cairan yang memadai agar tubuh tidak terlalu terbebani.
Mengonsumsi daging kurban tetap aman selama porsinya seimbang dan tidak dilakukan berlebihan setiap hari. Tubuh biasanya sudah memberi sinyal saat asupan protein mulai terlalu tinggi, mulai dari gangguan pencernaan sampai rasa haus yang lebih sering muncul. Setelah mengetahui beberapa gejala tadi, apakah pola makan selama Iduladha di rumah sudah cukup seimbang?
Referensi
"Adverse Effects Associated with Protein Intake above the Recommended Dietary Allowance for Adults." ISRN Nutrition. Diakses pada Mei 2026.
"6 Warning Signs You're Eating Too Much Protein." Very Well Helath. Diakses pada Mei 2026.
"6 Signs You Could Be Eating Too Much Protein."Eating Well. Diakses pada Mei 2026.