ilustrasi cappuccino dengan latte art (unsplash.com/Pichara)
Menambahkan susu ke dalam kopi dapat membantu meredam tingkat keasaman sehingga terasa lebih ramah di lambung. Kehadiran susu berperan sebagai penyeimbang yang membuat karakter kopi menjadi lebih lembut dan tidak terlalu tajam. Karena itu, minuman seperti latte atau cappuccino bisa menjadi pilihan yang lebih aman untuk dinikmati.
Teksturnya yang creamy juga memberikan sensasi rasa yang lebih ringan dan halus. Meski begitu, pastikan kamu tidak memiliki intoleransi laktosa sebelum mengonsumsinya. Dengan perpaduan yang tepat, kopi susu tetap bisa dinikmati dengan nyaman tanpa mengurangi kenikmatannya.
Menikmati kopi tetap bisa menjadi kebiasaan yang menyenangkan meski kamu memiliki lambung sensitif, asalkan memilih jenis dan cara penyajian yang tepat. Kunci utamanya adalah mengenali batas toleransi tubuh serta tidak berlebihan dalam mengonsumsinya. Dengan pilihan yang bijak, kamu tetap bisa menikmati kopi favorit tanpa rasa khawatir dan tetap menjaga kesehatan lambung.
Referensi
“Cold Brew Coffee: Analysis of Chemical Properties and Acidity.” Scientific Reports. Diakses Maret 2026.
“Coffee, Caffeine, and Health Outcomes: An Umbrella Review.” Annual Review of Nutrition. Diakses Maret 2026.
“The Impact of Coffee on Gastroesophageal Reflux Disease.” Digestive Diseases and Sciences. Diakses Maret 2026.