ilustrasi pencernaan (pexels.com/Polina Zimmerman)
Setelah berjam-jam tidak makan, produksi enzim pencernaan dapat menurun sementara. Saat makanan masuk, tubuh membutuhkan waktu untuk mengaktifkan kembali enzim tersebut. Jika proses ini lambat, makanan tidak terurai secara optimal. Sisa makanan kemudian difermentasi bakteri usus dan menghasilkan gas.
Kondisi ini juga berkaitan dengan keluhan cepat kenyang meski makan sedikit. Lambung terasa penuh karena makanan bertahan lebih lama sebelum dicerna sempurna. Pada sebagian orang, keadaan ini sering terjadi selama awal Ramadan. Gejala biasanya berkurang setelah tubuh beradaptasi dengan pola makan baru.
Perut kembung setelah mengonsumsi takjil sedikit bukan berarti porsinya terlalu banyak, melainkan dipengaruhi kondisi lambung, jenis makanan, serta cara buka puasa kita. Memilih takjil yang ringan, makan perlahan, dan memberi jeda sebelum makan utama dapat membantu mengurangi keluhan. Jika kembung sering muncul disertai nyeri atau mual berat, apakah sudah waktunya memeriksakan kondisi pencernaan ke tenaga medis?
Referensi
"Bloated Stomach". Cleveland Clinic. Diakses pada Maret 2026.
"Why Do You Feel Bloated Even After Small Meals?" Continental Hospitals. Diakses pada Maret 2026.
"Why does my stomach bloat even after eating very little?" Ubie. Diakses pada Maret 2026