Ilustrasi demam pada anak (pexels.com/Gustavo Fring)
Selama musim hujan, masyarakat, terutama anak-anak, lebih rentan terkena diare. Data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 menunjukkan bahwa diare adalah penyebab kematian kedua tertinggi pada bayi usia 29 hari hingga 11 bulan (9,8 persen) dan pada kelompok balita usia 12 hingga 59 bulan (4,5 persen) dari total kematian.
Gejala umum diare adalah demam, yang biasanya meningkat saat anak-anak makin sakit. Di Jawa Barat, telah tercatat ribuan kasus diare dalam setahun terakhir.
Bekerja sama dengan Politeknik Kesehatan Bandung sebagai mitra distribusi, Lifebuoy memperkenalkan reusable termometer kepada keluarga di berbagai lokasi di Jawa Barat seperti Cibiru, Sukajadi, Kiaracondong, Batununggal, Kasomalang dan Cibeunying, di mana demam yang terkait dengan diare sering terjadi dan intervensi medis dini sangat penting.
Head of Skin Cleansing Unilever Indonesia, Erfan Hidayat, menyebut bahwa kampanye ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk melindungi keluarga Indonesia agar tidak mudah jatuh sakit.
"Lewat kolaborasi Lifebuoy dan Halodoc, beserta Politeknik Kesehatan Bandung selaku mitra distribusi, kami ingin mengedukasi orang tua agar semakin peduli terhadap kesehatan anak dan keluarga, dan tidak ragu berkonsultasi dengan dokter," kata Erfan dalam keterangan resmi.