ilustrasi kanker paru-paru (eortc.org)
Menurut studi yang dilakukan di Jiangsu Provincial Center for Disease Control and Prevention, Tiongkok, orang-orang yang mengonsumsi bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu selama masa studi 7 tahun dilaporkan mengalami penurunan risiko kanker paru-paru hingga 44 persen.
Studi yang diterbitkan di jurnal Cancer Prevention Research tahun 2013 ini melakukan wawancara tatap muka dengan 1.424 pasien kanker paru-paru dan 4.543 individu sehat. Mereka ditanya tentang pola makan dan gaya hidupnya, termasuk pertanyaan tentang merokok dan seberapa sering mereka mengonsumsi bawang putih.
Tim peneliti menuliskan bahwa hubungan pelindung antara asupan bawang putih mentah dan kanker paru-paru telah diamati dengan pola respon-dosis, menunjukkan bahwa bawang putih berpotensi berfungsi sebagai agen kemo-preventif untuk kanker paru-paru.
Selain itu, sebuah studi dari University of Buffalo, Amerika Serikat, juga menemukan khasiat bawang putih dalam menurunkan risiko kanker paru-paru. Ini dikarenakan bawang putih mengandung senyawa organo-sulfur, yang bertanggung jawab atas sebagian besar sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antikanker.