Pilihan posisi tidur sangat menentukan apakah tidur tanpa bantal bisa bermanfaat atau justru menimbulkan masalah. Berdasarkan saran ahli tidur:
Tengkurap: Posisi ini paling banyak disebut sebagai yang paling mungkin mendapat manfaat dari tidur tanpa bantal karena mengurangi sudut ekstensi leher dan memungkinkan kepala lebih netral terhadap tulang belakang.
Telentang: Beberapa orang dengan kasur yang sangat mendukung merasa nyaman tanpa bantal, tetapi secara umum disarankan menggunakan bantal tipis untuk mengisi ruang antara leher dan kasur demi menjaga keselarasan tulang belakang.
Menyamping: Posisi tidur ini biasanya memerlukan bantal setidaknya untuk menopang leher dan menjaga garis tulang belakang stabil, karena tanpa bantal bisa menyebabkan leher membengkok ke bawah.
Tidur tanpa bantal membawa potensi manfaat, terutama bagi mereka yang tidurnya tengkurap atau mereka yang merasa bantal yang biasa mereka pakai justru menyebabkan ketegangan leher dan punggung. Dalam situasi ini, mengurangi elevasi kepala dapat membantu tubuh mencapai postur yang lebih netral dan lebih ramah buat otot leher.
Akan tetapi, tidur tanpa bantal bukan solusi universal. Bagi banyak orang, terutama yang tidur menyamping atau memiliki kondisi medis tertentu, justru dukungan bantal yang tepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan kualitas tidur.
Jadi, pilihan pendekatan yang sesuai dengan posisi tidur, kenyamanan, dan kebutuhan kesehatan pribadi kamu, serta berkonsultasi dengan dokter jika memiliki keluhan kronis.
Referensi
"Sleeping Without a Pillow." Sleep Foundation. Diakses Februari 2026.
"Sleeping Without a Pillow: Benefits and Effects on Spine and Posture." Healthline. Diakses Februari 2026.
"Sleeping With or Without a Pillow: Which is Better for Spine Health." Times of India. Diakses Februari 2026.