ilustrasi selada merah dalam semangkuk salad (pixabay.com/Bernadette Wurzinger)
Selada daun merah menawarkan sejumlah antioksidan, yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Adanya terlalu banyak radikal bebas dalam tubuh dapat meningkatkan kemungkinan penyakit tertentu.
Selada daun merah kaya akan antioksidan beta-karoten, yang merupakan pigmen karotenoid yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Asupan beta-karoten secara cukup dalapat meningkatkan penglihatan dan mengurangi risiko degenerasi makula, suatu kondisi yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, dilansir Healthline.
Terlebih, selada merah mendapatkan warna ungu kemerahan dari antosianin, sekelompok antioksidan flavonoid.
Pola maka yang padat antosianin dapat membantu melawan peradangan dan terkait dengan perbaikan faktor risiko penyakit jantung, seperti high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik dan low-density lipoprotein (LDL) alias kolesterol jahat.
Selain itu, selada merah juga merupakan sumber vitamin C yang baik, jenis antioksidan lainnya. Memenuhi kebutuhan vitamin ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker tertentu.