ilustrasi potongan ikan salmon (pixabay.com/Tsarlee)
Docosahexaenoic acid (DHA) adalah asam lemak omega-3 esensial yang berperan dalam perkembangan dan fungsi otak. Tidak mendapatkan cukup DHA bisa berimbas negatif bagi kesehatan mental dan fungsi otak, khususnya pada anak-anak.
Juga, kurangnya asupan DHA pada ibu hamil dapat memengaruhi perkembangan otak janin. DHA dapat ditemukan pada makanan hewani, khususnya ikan berlemak dan minyak ikan.
Sebenarnya tubuh juga bisa memproduksi DHA dari asam lemak omega-3 ALA, yang terdapat dalam biji rami, biji chia, dan kenari. Namun, studi dalam International Journal for Vitamin and Nutrition Research melaporkan bahwa konversi ALA menjadi DHA sangat tidak efisien dan mungkin tidak cukup meningkatkan kadar DHA dalam darah.
Mengingat ada beberapa nutrisi penting yang hanya terdapat dalam produk hewani, penting untuk menerapkan pola makan seimbang yang terdiri dari produk nabati maupun hewani. Sementara itu, untuk vegetarian dan vegan, mungkin perlu mendapatkan nutrisi tersebut dari suplemen.