ilustrasi gorengan (vecteezy.com/ Tri Wahyuni)
Banyak gorengan menggunakan tepung olahan sebagai bahan utama, sehingga kandungan seratnya rendah. Serat sebenarnya berfungsi membantu menahan air di dalam saluran cerna agar tubuh tidak cepat kehilangan cairan. Ketika makanan rendah serat dikonsumsi, air lebih cepat diserap lalu dikeluarkan kembali melalui proses metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak memiliki cadangan cairan yang cukup lama.
Selain itu, karbohidrat olahan cepat diubah menjadi glukosa dalam darah, sehingga meningkatkan kebutuhan cairan untuk proses metabolisme energi. Kombinasi ini membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi ringan selama puasa. Itulah alasan sahur dengan gorengan sering diikuti rasa haus yang muncul lebih cepat.
Sahur dengan gorengan memang praktis dan terasa mengenyangkan, tetapi kandungan garam, lemak, serta minimnya cairan alami dapat mempercepat munculnya rasa haus saat puasa. Mengimbanginya dengan air cukup, sayur, atau makanan berkuah dapat membantu menjaga cadangan cairan tubuh lebih lama. Jika pilihan sahur memengaruhi kenyamanan puasa sepanjang hari, apakah kebiasaan tersebut masih ingin dipertahankan?
Referensi
"The 3 Worst Types of Foods to Eat Before You Start Fasting at Suhoor?" Masnad Health Clinic. Diakses pada Februari 2026.
"16 Sohour Foods to Curb Hunger and Thirst" 19 Twenty Three. Diakses pada Februari 2026.
"Food to avoid thirst in Ramadan" Saudi German Health. Diakses pada Februari 2026.