ilustrasi berbuka puasa (pexels.com/Sami Abdullah)
Secara fisiologis dan berdasarkan studi, pendekatan yang paling dianjurkan adalah:
Mulai dengan air putih dan 1–3 kurma atau porsi kecil takjil.
Beri jeda beberapa menit untuk tubuh beradaptasi.
Lanjutkan dengan makanan utama yang seimbang (karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, dan sayuran).
Pendekatan ini membantu mengontrol gula darah, menjaga kenyamanan pencernaan, serta mencegah makan berlebihan akibat rasa lapar ekstrem.
Pola makan sehat bukan cuma soal jenis makanan, tetapi juga proporsi dan keseimbangan nutrisi, dan prinsip ini tetap berlaku selama Ramadan.
Memulai buka puasa dengan takjil dalam porsi kecil umumnya lebih ramah bagi metabolisme dibanding langsung makan besar. Strategi bertahap membantu tubuh mengatur gula darah dan mengurangi beban mendadak pada sistem pencernaan.
Namun, kualitas makanan tetap menjadi faktor utama. Takjil tinggi gula sederhana dalam jumlah besar tentu berbeda efeknya dibanding kurma. Demikian pula, nasi putih dalam porsi wajar dan dikombinasikan dengan protein dan serat bisa tetap sehat. Pendekatan moderat dan seimbang adalah kuncinya.
Referensi
“7. Diabetes Technology: Standards of Medical Care in Diabetes—2022,” Diabetes Care 45, no. Supplement_1 (December 16, 2021): S97–112, https://doi.org/10.2337/dc22-s007.
Sanjukta Mishra and Bratati Singh, “Intermittent Fasting and Metabolic Switching: A Brief Overview,” Biomedical & Pharmacology Journal 13, no. 03 (September 25, 2020): 1555–62, https://doi.org/10.13005/bpj/2030.
Mark P. Mattson, “The Cyclic Metabolic Switching Theory of Intermittent Fasting,” Nature Metabolism 7, no. 4 (March 14, 2025): 665–78, https://doi.org/10.1038/s42255-025-01254-5.
Alan W Barclay et al., “Glycemic Index, Glycemic Load, and Chronic Disease Risk—a Meta-analysis of Observational Studies,” American Journal of Clinical Nutrition 87, no. 3 (March 1, 2008): 627–37, https://doi.org/10.1093/ajcn/87.3.627.
"Dates." USDA FoodData Central. Diakses Maret 2026.
Juma M Alkaabi et al., “Glycemic Indices of Five Varieties of Dates in Healthy and Diabetic Subjects,” Nutrition Journal 10, no. 1 (May 28, 2011): 59, https://doi.org/10.1186/1475-2891-10-59.
Michael Camilleri, “Integrated Upper Gastrointestinal Response to Food Intake,” Gastroenterology 131, no. 2 (August 1, 2006): 640–58, https://doi.org/10.1053/j.gastro.2006.03.023.
D J Jenkins et al., “Glycemic Index of Foods: A Physiological Basis for Carbohydrate Exchange,” American Journal of Clinical Nutrition 34, no. 3 (March 1, 1981): 362–66, https://doi.org/10.1093/ajcn/34.3.362.
"Carbohydrates in Human Nutrition." FAO/WHO. Diakses Maret 2026.
Jess A Gwin, Kevin C Maki, and Heather J Leidy, “Increased Protein Consumption During the Day From an Energy-Restricted Diet Augments Satiety but Does Not Reduce Daily Fat or Carbohydrate Intake on a Free-Living Test Day in Overweight Women,” Journal of Nutrition 147, no. 12 (October 26, 2017): 2338–46, https://doi.org/10.3945/jn.117.255554.
“Healthy Diet Fact Sheet." World Health Organization. Diakses Maret 2026.