Berdasarkan pengalaman personal trainer April Sutton, banyak kliennya yang membutuhkan bantuannya karena mereka merasa kehilangan kendali atas berbagai agenda yang sudah direncanakan baik urusan komitmen kerja maupun keluarga. Hal ini dikarenakan rasa lelah yang berlebihan sehingga tak sanggup melakukannya.
Di sisi lain, trainer Michael Moody memiliki klien yang memprioritaskan olahraga dan meninjau bagaimana kebiasaan lain yang dilakukan seperti makan, tidur, dan seberapa sering waktu yang dihabiskan untuk bekerja. Kesimpulannya, mereka yang dapat menjadikan olahraga sebagai prioritas dan melakukannya secara rutin memiliki manajemen waktu yang lebih baik.
Pada dasarnya, alasan 'tak ada waktu' tidak lain adalah karena ketidakinginanmu untuk menempatkan olahraga sebagai prioritas. Hal ini boleh jadi sebab kamu tak melihat olahraga sebagai sebuah kepentingan. Padahal, orang selalu akan menyediakan waktu untuk hal-hal yang dianggapnya penting, bukan?