Proses pembentukan kehidupan dimulai dengan gamet betina atau sel telur yang berhasil dibuahi oleh gamet jantan alias sperma. Butuh waktu sekitar 24 jam agar sperma dapat masuk ke inti sel telur. Dikutip WebMD, begitu sperma berhasil melewati bagian luarnya, bentuk permukaan sel telur akan berubah sehingga tidak ada sperma lain yang bisa masuk.
Setelah pembuahan berhasil, sel telur akan berubah menjadi zigot. Pada tahap ini, calon janin sudah mengandung kromosom lengkap, dengan 23 dari sel telur dan 23 dari sperma. Ada kalanya umur zigot hanya berlangsung sekitar 4 hari sebelum akhirnya berubah menjadi blastokista, melansir Very Well Health.
Sebelum memasuki tahap embrio, zigot terlebih dahulu menjadi blastokista. Blastokista merupakan bola sel mikroskopis yang terbentuk dari pembelahan zigot selama berjalan menuju rahim. Blastokista mengalami pembelahan sel menjadi beberapa. Satu yang paling tebal berkembang menjadi embrio, sedengkan sel luar yang lebih tipis menjadi plasenta.
Beberapa sel plasenta, lalu berkembang menjadi lapisan luar membran (chorion) di sekitar blastokista. Sementara itu, lapisan lainnya membentuk lapisan membran (amnion) yang nantinya menjadi kantung ketuban. Setelah 10-12 hari sejak pembuahan, blastokista akan sampai di rahim, lalu melakukan implantasi dan berubah menjadi embrio.