Tanpa disadari, sebagian besar orang dewasa sebenarnya menyimpan virus cacar api di dalam tubuhnya. Virus tersebut bisa bertahan diam selama puluhan tahun, tanpa gejala, hingga suatu hari aktif kembali ketika daya tahan tubuh melemah.
Data menunjukkan, sekitar 9 dari 10 orang dewasa berusia di atas 50 tahun telah memiliki virus penyebab cacar api, dan 1 dari 3 orang berisiko mengalaminya setidaknya sekali seumur hidup.
Virus yang dimaksud adalah varicella zoster virus (VZV), penyebab cacar air di masa kanak-kanak. Setelah infeksi awal sembuh, virus tidak benar-benar hilang, melainkan menetap di sistem saraf dan dapat aktif kembali sebagai herpes zoster atau cacar api. Aktivasi ini lebih sering terjadi pada usia lanjut atau pada individu dengan kondisi medis tertentu yang memengaruhi sistem imun.
