Telur merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering digunakan sehari-hari. Selain harganya relatif terjangkau, telur juga mudah diolah menjadi berbagai jenis masakan, mulai dari telur dadar sederhana hingga campuran dalam kue dan makanan lainnya. Kandungan proteinnya yang tinggi membuat telur menjadi pilihan favorit banyak orang untuk memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.
Namun, tidak jarang kamu menemukan telur dengan kondisi cangkang yang retak, baik karena terbentur saat dibawa pulang dari pasar maupun akibat tekanan saat penyimpanan. Ini sering menimbulkan keraguan untuk mengonsumsinya.
Apakah telur dengan cangkang retak masih aman dikonsumsi, atau justru berisiko bagi kesehatan?
Pertanyaan ini penting untuk dipahami, karena kondisi cangkang telur berperan besar dalam melindungi isi telur dari kontaminasi.
