TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Cara Mengatasi Alergi Obat yang Sedang Bereaksi, Atasi Segera!

Ternyata alergi gak cuma dipicu dari faktor makanan

thehealthy.com

Alergi terhadap obat-obatan tertentu memang baru bisa diketahui setelah mengonsumsinya, karena gak semua alergi tercantum sebagai efek samping dalam kemasan obat. Alergi obat sendiri terjadi karena sistem kekebalan tubuh mengeluarkan respon berlebihan pada obat yang dianggapnya membahayakan tubuh.

Aspirin, penisilin, amoxicillin, obat kemoterapi, insulin bahkan krim atau losion kortikosteroid, adalah beberapa contoh obat yang bisa menimbulkan alergi pada beberapa orang. Alih-alih sembuh, orang yang alergi obat tertentu malah bisa merasakan gatal-gatal, sesak nafas, pembengkakan bibir, atau mata merah berair.

Alergi obat gak boleh kamu anggap sepele, karena pada kasus yang parah, keterlambatan mengatasi alergi dan perawatan yang salah bisa memicu syok anafilaksis yang bisa membahayakan keselamatan. 

Kalau kamu terlanjur meminum obat yang mengakibatkan alergi kambuh, ketahui beberapa cara mengatasi alergi obat sebagai berikut.

1. Jangan lagi meminum jenis obat itu

unsplash.com/Adam Nieścioruk

Alergi obat gak langsung terasa seperti alergi yang dipicu oleh makanan. Biasanya reaksi alergi baru bakal muncul bertahap sesuai dengan antibodi atau kekebalan tubuh yang terbangun untuk memerangi obat tersebut. Boleh jadi, pada konsumsi obat berikutnya, antibodi melawan substansi dari obat tersebut dan menimbulkan alergi.

Pada kasus ringan, biasanya alergi bakal sembuh beberapa hari usai penghentian konsumsi obat. Kalau kamu mulai merasakan gejala alergi, jangan paksakan diri untuk meminum obat sesuai dosis di waktu berikutnya. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker tentang reaksi alergimu itu supaya jenis obat bisa diganti.

Baca Juga: 10 Tanda Kamu Ternyata Punya Alergi Terhadap Gluten

2. Pada jenis alergi gatal, oles krim hidrokortison (steroid)

amazine.co

Gatal-gatal kemerahan pada kulit adalah salah satu contoh alergi obat yang sering terjadi. Kamu bisa menerapkan pengobatan luar dengan salep atau krim hydrocortisone. Jenis obat adrenokortikal steroid ini punya sifat anti-inflamasi dan anti alergi. Gak hanya ampuh mengobati demartitis alergi, krim Hydrocortison juga cocok untuk mengobati eksim, inflamasi dan infeksi kulit lainnya.

Pastikan kamu sudah bertanya pada dokter atau apoteker dan tahu dosis obat serta cara pakainya. Sebab pemakaian krim ini gak diajurkan terlalu sering dan jangka panjang.

3. Segera minum obat pereda alergi

freepik.com

Cara cepat mengatasi gejala alergi adalah dengan langsung meminum obat pereda alergi. Langkah ini juga bisa menekan munculnya reaksi alergi yang lebih parah. Di antaranya adalah obat antihistamin (diphenhydramine, chlorpheniramine, cetirizine, loratadine). Antihistamin bekerja dengan cara menghambat sistem antibodi yang aktif dalam tubuh ketika alergi bereaksi.

Gatal-gatal, ruam dan mata merah adalah bentuk gejala alergi yang pasti mengganggu aktifitasmu. Ada juga obat kortikosteroid yang mampu atasi peradangan pada dampak alergi yang lebih parah. Kortikosteroid dan antihistamin tersedia dalam bentuk kapsul, obat sirup, tablet, tetes mata sampai semprotan hidung.

4. Mendapat suntikan epinefrin sesuai dosis dokter

nationaljewish.org

Untuk kasus alergi obat yang serius seperti sesak nafas, detak jantung melemah, gatal-gatal parah, pembengkakan hingga pingsan, suntikan epinefrin sebagai pengobatan harus segera diberikan. Reaksi alergi yang parah ini dikenal sebagai syok anafilaksis. 

Suntikan epinefrin berisi cairan obat yang dimasukkan ke dalam otot atau di bawah area kulit. Perawatan darurat ini harus dilakukan sesuai arahan dokter.

Baca Juga: 8 Makanan yang Paling Sering Menyebabkan Alergi, Hati-hati!

Verified Writer

Nita Nurfitria

Hai !

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya