Influenza sering muncul mendadak dengan demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan rasa lelah. Banyak orang membaik dalam sekitar satu minggu.
Saat sakit, istirahat, cukup minum, tinggal di rumah, serta menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin dapat membantu pemulihan sekaligus mengurangi penularan. Vaksinasi merupakan cara utama untuk mengurangi risiko influenza.
Segera cari pertolongan medis jika muncul sesak atau sulit bernapas, nyeri atau tekanan menetap di dada, kebingungan, tanda dehidrasi, atau demam dan batuk yang sempat membaik lalu kembali memburuk.
Bayi, anak kecil, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta sebaiknya berkonsultasi lebih awal ketika mengalami gejala flu.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. “Clinical Signs and Symptoms of Influenza.” diakses September 2026.
Eales, Oliver, James M. McCaw, and Freya M. Shearer. “Biases in Routine Influenza Surveillance Indicators Used to Monitor Infection Incidence and Recommendations for Improvement.” Influenza and Other Respiratory Viruses 18, no. 12 (2024): e70050. https://doi.org/10.1111/irv.70050.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19: 26 Sep (Minggu ke 38).” Diperbarui 26 September 2026.
World Health Organization, “Influenza (Seasonal),” diakses September 2026.