Di tengah kekhawatiran global terhadap penyakit menular baru, virus Nipah kerap disebut sebagai salah satu patogen yang patut diwaspadai. Virus yang berasal dari hewan dan dapat menular ke manusia ini memiliki tingkat kematian yang tinggi, diperkirakan mencapai 40–75 persen, serta hingga kini belum memiliki vaksin maupun obat spesifik.
Meski begitu, para ahli menilai potensi virus Nipah menjadi pandemi global saat ini relatif rendah karena penularannya cenderung membutuhkan kontak erat, bukan melalui udara seperti COVID-19. Namun, karena virus terus berevolusi dan berpotensi berubah sifat, kewaspadaan tetap menjadi kunci dalam menghadapi ancaman penyakit ini di masa depan.
