Saat gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) mengalami kebakaran, yang ikut terbakar bukan hanya daun kering atau bahan organik. Ada pula plastik, kain, karet, sisa makanan, popok, kemasan, kayu, logam, bahan kimia rumah tangga, dan berbagai material yang bercampur selama bertahun-tahun.
Asap tebal menjadi perhatian utama karena paparan semacam ini bisa langsung terasa di tubuh warga sekitar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang terjadi sejak 30 Juni 2026 dan menghasilkan asap tebal yang berdampak pada masyarakat sekitar.
Asap dari sampah terbakar bisa masuk ke saluran napas, mengiritasi mata dan tenggorokan, memperburuk asma, serta meningkatkan risiko pada orang yang punya penyakit paru atau jantung.
