ilustrasi minum suplemen magnesium sebelum tidur (pexels.com/JESHOOTS.com)
Magnesium tersedia dalam berbagai bentuk, seperti magnesium glycinate, magnesium citrate, dan magnesium oxide.
Menurut penelitian, bentuk seperti magnesium glycinate lebih mudah diserap dan cenderung memiliki efek menenangkan tanpa efek samping gastrointestinal yang signifikan.
Dosis yang umum digunakan dalam studi berkisar antara 200–400 mg per hari. Namun, banyak institusi kesehatan menekankan bahwa konsumsi berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti diare, mual, dan dalam kasus ekstrem, gangguan irama jantung.
Magnesium juga dapat berinteraksi dengan obat tertentu, seperti antibiotik dan obat tekanan darah. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter atau ahli gizi tetap disarankan sebelum memulai suplementasi rutin.
Magnesium punya memiliki peran biologis yang kuat dalam mendukung sistem saraf dan regulasi tidur. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa mineral ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, terutama pada individu yang mengalami kekurangan magnesium atau gangguan tidur tertentu.
Namun, magnesium bukan solusi instan untuk semua masalah tidur. Efektivitasnya sangat bergantung pada kondisi individu, pola hidup, dan faktor lain yang memengaruhi tidur. Dalam banyak kasus, memperbaiki kebiasaan tidur dan gaya hidup tetap menjadi fondasi utama agar kamu bisa tidur pulas.
Referensi
National Institutes of Health. “Magnesium Fact Sheet.” Diakses April 2026.
Abbasi, B., Kimiagar, M., Sadeghniiat, K., Shirazi, M. M., Hedayati, M., & Rashidkhani, B. (2012). "The effect of magnesium supplementation on primary insomnia in elderly: A double-blind placebo-controlled clinical trial." Journal of research in medical sciences : the official journal of Isfahan University of Medical Sciences, 17(12), 1161–1169.
Abbasi B, Kimiagar M, Sadeghniiat K, et al. The effect of magnesium supplementation on primary insomnia in elderly: A double-blind placebo-controlled clinical trial. Journal of Research in Medical Sciences : the Official Journal of Isfahan University of Medical Sciences. 2012 Dec;17(12):1161-1169..
Caijun He et al., “The Mechanisms of Magnesium in Sleep Disorders,” Nature and Science of Sleep Volume 17 (October 1, 2025): 2639–56, https://doi.org/10.2147/nss.s552646.
Elmar Wienecke and Claudia Nolden, “Langzeit-HRV-Analyse Zeigt Stressreduktion Durch Magnesiumzufuhr,” MMW - Fortschritte Der Medizin 158, no. S6 (December 1, 2016): 12–16, https://doi.org/10.1007/s15006-016-9054-7.
Office of Dietary Supplements, NIH. “Magnesium.” Diakses April 2026.
U.S. Food and Drug Administration. “Dietary Supplements.” Diakses April 2026.