Ada banyak cara untuk mengobati sakit kepala. Ini termasuk:
Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau parasetamol.
Obat resep, yang mungkin termasuk antidepresan, triptan, dan lainnya, tergantung pada jenis sakit kepala yang dialami.
Meditasi.
Latihan relaksasi.
Terapi perilaku kognitif.
Terapi fisik.
Pijat.
Olahraga.
Tidur tujuh hingga sembilan jam.
Tetap terhidrasi.
Seks dapat membantu mengurangi atau menghilangkan gejala sakit kepala bagi sebagian orang. Seks dan orgasme bermanfaat untuk migrain dan sakit kepala cluster, khususnya. Namun, seks justru memperburuk sakit kepala bagi beberapa orang. Jika sakit kepala mengganggu aktivitas dan tidak sembuh dengan pengobatan rumahan, penting untuk segera menghubungi dokter.
Referensi
Association of Migraine Disorders. Diakses pada Januari 2026. "Everything You Wanted to Know About Sex and Migraine (But Were Afraid to Ask!)"
Hambach A, Evers S, Summ O, Husstedt IW, Frese A. The impact of sexual activity on idiopathic headaches: An observational study. Cephalalgia. 2013;33(6):384-389. doi:10.1177/0333102413476374.
Health. Diakses pada Januari 2026. "Does Sex Help With Headaches?"
Healthline. Diakses pada Januari 2026. "Does Sex Really Help Relieve Migraine?"
Medical News Today. Diakses pada Januari 2026. "What is The Relationship between Sex and Headaches?"