Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung pemerintah Burundi untuk memperkuat pengawasan penyakit, investigasi lapangan, perawatan pasien, diagnosis laboratorium, serta pencegahan infeksi.
WHO juga mengirim sampel ke National Institute of Biomedical Research di Democratic Republic of the Congo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, tim gabungan dari pusat operasi kedaruratan kesehatan masyarakat Burundi dan laboratorium rujukan nasional sudah diterjunkan langsung ke lapangan untuk membantu penyelidikan.
Kasus ini menunjukkan penyakit baru atau penyakit yang belum dikenali masih bisa muncul dan perlu respons cepat. Meski hasil awal menunjukkan bukan Ebola atau Marburg, tetapi penyebab pastinya masih belum diketahui. Karena itu, investigasi lanjutan sangat penting agar otoritas kesehatan bisa memahami bagaimana penyakit ini menyebar, siapa yang paling berisiko, dan bagaimana cara mencegah lebih banyak korban.
Referensi
"Burundi investigates illness that has caused five deaths." WHO - Regional Office forAfrica. Diakses April 2026.
"At least 5 dead in Burundi from a mystery illness: Africa CDC." CIDRAP. Diakses April 2026.