ilustrasi cara melindungi bayi dari penyakit saat silaturahmi Lebaran (pexels.com/Polina Tankilevitch)
Melindungi bayi bukan berarti harus menghindari silaturahmi sepenuhnya. Ada beberapa cara yang dapat membantu mengurangi risiko paparan penyakit.
Tidak semua orang perlu menggendong bayi. Orang tua dapat memilih hanya beberapa anggota keluarga yang benar-benar dekat untuk menggendong bayi. Pendekatan ini membantu mengurangi jumlah kontak langsung.
Sebelum menyentuh bayi, mintalah orang lain untuk mencuci tangan terlebih dahulu. Mencuci tangan adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit menular.
Situasi yang sering terjadi saat Lebaran adalah anggota keluarga datang meskipun sedang batuk atau pilek ringan. Dalam kondisi ini, orang tua dapat dengan sopan mengatakan bahwa bayi sedang sensitif terhadap penyakit. Hindari kontak bayi dengan orang yang memiliki gejala infeksi pernapasan.
Menetapkan aturan sederhana seperti tidak mencium bayi dapat membantu melindungi kesehatan bayi. Aturan ini dapat disampaikan dengan cara yang sopan, misalnya dengan mengatakan bahwa dokter menyarankan untuk menghindari ciuman pada bayi. Pendekatan seperti ini sering lebih mudah diterima.
Menggendong bayi dengan baby carrier atau menempatkannya di stroller dapat membantu mengurangi kontak langsung dengan banyak orang. Cara ini juga memberikan jarak yang lebih aman antara bayi dan orang lain.
Menjaga jarak fisik dapat membantu mengurangi paparan terhadap infeksi pernapasan pada bayi.
Rumah yang penuh dengan tamu dapat menjadi lingkungan dengan sirkulasi udara yang kurang baik.
Ventilasi yang baik membantu mengurangi konsentrasi virus di udara. Peningkatan ventilasi dapat membantu mengurangi risiko penularan penyakit melalui udara.
Saat Lebaran, kehadiran bayi sering menjadi sumber kebahagiaan, sehingga banyak orang ingin mendekat dan berinteraksi. Namun, bayi memiliki risiko lebih tinggi terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.
Dengan membatasi kontak langsung, meminta orang mencuci tangan sebelum menyentuh bayi, dan menghindari mencium bayi, orang tua dapat melindungi kesehatan bayi tanpa harus mengurangi makna silaturahmi. Pendekatan yang sopan namun tegas akan sangat membantu.
Referensi
American Academy of Pediatrics. "Red Book: Report of the Committee on Infectious Diseases." Diakses Maret 2026.
A. Katharina Simon, Georg A. Hollander, and Andrew McMichael, “Evolution of the Immune System in Humans From Infancy to Old Age,” Proceedings of the Royal Society B Biological Sciences 282, no. 1821 (December 22, 2015): 20143085, https://doi.org/10.1098/rspb.2014.3085.
Centers for Disease Control and Prevention. “Respiratory Virus Transmission.” Diakses Maret 2026.
David W. Kimberlin, “Neonatal Herpes Simplex Infection,” Clinical Microbiology Reviews 17, no. 1 (January 1, 2004): 1–13, https://doi.org/10.1128/cmr.17.1.1-13.2004.
World Health Organization. “Hand Hygiene in Health Care.” Diakses Maret 2026.
NewYork-Presbyterian. "Protecting Your Child From Infections." Diakses Maret 2026.
Alex Zhu et al., “Breaking Down Silos: A Multidisciplinary Approach to Mitigate Indoor Airborne Pathogen Transmission,” Health Security, February 12, 2026, 23265094261418814, https://doi.org/10.1177/23265094261418814.