Musim hujan membawa udara yang lebih sejuk, namun juga meningkatkan kelembaban dan genangan air yang menjadi lingkungan ideal bagi pertumbuhan jamur. Kulit yang sering terpapar air hujan, berkeringat, atau berada dalam kondisi lembab dalam waktu lama menjadi lebih rentan terhadap berbagai infeksi jamur seperti tinea pedis (kutu air), tinea cruris (jamur di lipatan paha), dan tinea versicolor (panu). Situasi ini umumnya muncul tanpa disadari karena gejalanya berkembang perlahan sebelum akhirnya terasa mengganggu.
Selain faktor cuaca kebiasaan sehari hari juga berperan besar dalam memicu infeksi jamur. Mengabaikan kebersihan tubuh atau memilih produk perawatan yang kurang tepat juga berpotensi mempercepat pertumbuhan jamur. Berikut lima langkah yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit selama musim hujan.
