ilustrasi berkonsultasi dengan dokter (freepik.com/tirachardz)
Meskipun cara alami bermanfaat, tetapi evaluasi medis tetap penting jika kadar kolesterol sangat tinggi (misalnya LDL ≥ 190 mg/dL), jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung, atau jika perubahan gaya hidup selama 6–12 minggu tidak menurunkan angka kolesterol dengan signifikan.
Dokter dapat merekomendasikan tes darah rutin, menilai profil lipid lengkap, atau mempertimbangkan obat seperti statin jika risiko kardiovaskular tinggi. Ini penting karena kolesterol tinggi sering tanpa gejala nyata, tetapi tetap dapat merusak pembuluh darah secara seiring waktu.
Dengan strategi yang tepat, menurunkan kolesterol tanpa obat sangat mungkin, yang menyasar akar penyebab melalui pola makan sehat, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehat lainnya yang konsisten. Pendekatan ini tidak hanya dapat menurunkan LDL, tetapi juga meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Intinya, konsistensi adalah kunci. Perubahan kecil yang dilakukan secara rutin jauh lebih berdampak daripada upaya besar yang hanya sesekali dilakukan. Namun, konsultasi dengan dokter tetap dianjurkan untuk memantau kadar kolesterol dan memastikan pendekatan yang paling sesuai secara individual.
Referensi
Dewi Prabawati and Josephine Lorica, “Lifestyle Modification Program for Cardiovascular Risk Patients in Indonesia,” Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences 10, no. G (November 11, 2022): 724–30, https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.10970.
"Prevention of Cardiovascular Disease Guidelines for assessment and management of cardiovascular risk (PDF)." World Health Organization. Diakses Februari 2026.
"Cholesterol: Top foods to improve your numbers." Mayo Clinic. Diakses Februari 2026.
"Life’s Essential 8™ - How to Control Cholesterol Fact Sheet." American Heart Association. Diakses Februari 2026.