Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin pemberantasan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). (IDN Times Dini Suciatiningrum)
Mikroplastik kini menjadi kontaminan yang makin banyak ditemukan di perairan, termasuk sungai dan danau di wilayah perkotaan. Partikel plastik kecil ini dapat tertelan oleh ikan dan masuk ke dalam jaringan tubuhnya.
Menurut penelitian, ikan air tawar juga terpapar mikroplastik, terutama di wilayah dengan aktivitas manusia tinggi.
Mikroplastik tidak hanya menjadi masalah fisik, tetapi juga dapat membawa bahan kimia berbahaya seperti pestisida dan logam berat. Ketika dikonsumsi, partikel ini berpotensi masuk ke dalam tubuh manusia.
Meski dampak jangka panjangnya masih diteliti, tetapi keberadaan mikroplastik dalam rantai makanan sudah menjadi perhatian global.
Ikan sapu-sapu bukannya secara alami berbahaya, tetapi lingkungan tempat hidupnya berperan besar dalam menentukan keamanannya. Hidup di perairan yang sering terpapar limbah membuat ikan ini berpotensi mengakumulasi berbagai kontaminan, mulai dari logam berat hingga bakteri patogen. Menghindari konsumsi ikan dari lingkungan tercemar adalah langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko paparan zat berbahaya.
Referensi
World Health Organization. “Mercury and Health.” Diakses April 2026.
Yi, Y., et al. “Bioaccumulation of Heavy Metals in Fish.” Environmental Research (2011). https://doi.org/10.1016/j.envres.2011.03.001
Centers for Disease Control and Prevention. “Lead Toxicity.” Diakses April 2026.
Hazrat Ali and Ezzat Khan, “Bioaccumulation of Non-essential Hazardous Heavy Metals and Metalloids in Freshwater Fish. Risk to Human Health,” Environmental Chemistry Letters 16, no. 3 (April 6, 2018): 903–17, https://doi.org/10.1007/s10311-018-0734-7.
Food and Agriculture Organization. “Cadmium in Food.” Diakses April 2026.
Monisha Jaishankar et al., “Toxicity, Mechanism and Health Effects of Some Heavy Metals,” Interdisciplinary Toxicology 7, no. 2 (June 1, 2014): 60–72, https://doi.org/10.2478/intox-2014-0009.
United Nations Environment Programme. “Persistent Organic Pollutants.” Diakses April 2026.
Bommanna G. Loganathan, and Kurunthachalam Kannan. “Global Organochlorine Contamination Trends: An Overview.” Ambio 23, no. 3 (1994): 187–91. http://www.jstor.org/stable/4314197.
World Health Organization. “Food Safety.” Diakses April 2026.
Hans H. Huss. "Assurance of Seafood Quality." FAO Fisheries Technical Paper No. 334 (Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations, 1994).
A. L. Lusher et al., “Sampling, Isolating and Identifying Microplastics Ingested by Fish and Invertebrates,” Analytical Methods 9, no. 9 (October 24, 2016): 1346–60, https://doi.org/10.1039/c6ay02415g.