Comscore Tracker

Mengapa Hipertensi Dijuluki 'Silent Killer'?

Sering tanpa keluhan hingga banyak yang tidak menyadarinya 

Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi tekanan darah yang lebih tinggi dari biasanya. Tekanan darah berubah sepanjang hari berdasarkan aktivitas. Memiliki pengukuran tekanan darah secara konsisten di atas normal dapat mengakibatkan diagnosis hipertensi.

Hipertensi merupakan faktor risiko nomor satu penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan kematian dini. Selain itu, hipertensi merupakan penyakit yang dijuluki sebagai "silent killer" alias penyakit yang membunuh diam-diam.

Beberapa orang mungkin masih belum mengetahui, mengapa hipertensi disebut demikian. Agar lebih paham mengenai hipertensi, yuk, simak informasinya berikut ini!

1. Hipertensi

Mengapa Hipertensi Dijuluki 'Silent Killer'?ilustrasi alat tensi (pixabay.com/1643606)

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa hipertensi merupakan kondisi saat pembuluh darah secara terus-menerus meningkatkan tekanan. Kekuatan darah yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri) ketika dipompa oleh jantung inilah yang menghasilkan tekanan darah. Makin tinggi tekanan yang dihasilkan, maka makin keras pula kerja jantung dalam memompa.

Hipertensi merupakan kondisi medis yang serius karena berisiko mengalami penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lain. Masih mengutip sumber yang sama, hipertensi merupakan penyebab kematian dini di seluruh dunia.

2. Hipertensi adalah penyakit yang dapat membunuh diam-diam

Mengapa Hipertensi Dijuluki 'Silent Killer'?ilustrasi nyeri dada (unsplash.com/Giulia Bertelli)

Dijelaskan oleh Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI, hipertensi disebut silent killer karena sering terjadi tanpa keluhan. Tidak adanya keluhan yang dirasakan membuat penderitanya tidak tahu jika dirinya memiliki tekanan darah yang tinggi. Bahkan, beberapa di antaranya baru mengetahui ketika sudah mengalami penyakit komplikasi dari hipertensi.

Dilansir American Heart Association (AHA), hipertensi tidak menunjukkan gejala yang jelas yang menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuh. Ini mengakibatkan banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah yang tinggi. Maka dari itu, penting untuk melakukan pengecekan tekanan darah secara teratur.

Baca Juga: Hipertensi Epididimis (Blue Balls): Gejala, Penyebab, Penanganan

3. Tekanan darah yang tinggi membuat banyak organ rusak secara perlahan

Mengapa Hipertensi Dijuluki 'Silent Killer'?ilustrasi organ tubuh (pexels.com/Tara Winstead)

Masih mengutip penjelasan AHA, tekanan darah tinggi dapat berkembang secara perlahan-lahan dan dikaitkan sebagai penyebab masalah kesehatan. Tekanan darah tinggi yang tanpa gejala tersebut secara perlahan akan merusak pembuluh darah dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius.

Dijelaskan pula bahwa tekanan darah tinggi tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikendalikan dengan cara menjaga gaya hidup sehat dan menjalani pengobatan. Menggunakan obat sesuai saran dari dokter dan menjalani gaya hidup sehat dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko komplikasi hipertensi, yang di antaranya adalah penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, dan lain sebagainya.

4. Penting untuk mengetahui tekanan darah

Mengapa Hipertensi Dijuluki 'Silent Killer'?ilustrasi pengecekan tekanan darah (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Cara untuk mengetahui tekanan darah yaitu melakukan pemeriksaan tekanan darah. Dengan melakukan pengecekan tekanan darah secara berkala, maka kamu dapat memonitor tekanan darah. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui apabila ada perubahan yang terjadi pada tekanan darah.

Saat ini, banyak terdapat alat pengukur tekanan darah otomatis sehingga siapa pun dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri. Meskipun demikian, evaluasi dari tenaga kesehatan tetap penting untuk menilai kondisi dan risiko terkait tekanan darah tersebut, mengutip penjelasan WHO.

Jika mengalami hipertensi, maka disarankan untuk memonitor tekanan darah secara berkala.

5. Cara mencegah tekanan darah tinggi

Mengapa Hipertensi Dijuluki 'Silent Killer'?ilustrasi olahraga (pexels.com/Daniel Reche)

Menjaga tekanan darah tetap stabil merupakan hal yang penting karena dapat mencegah penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Cara mencegah tekanan darah tinggi di antaranya:

  • Mengurangi asupan garam.
  • Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur.
  • Menghindari produk tembakau.
  • Melakukan aktivitas fisik secara rutin.
  • Membatasi asupan makanan yang tinggi lemak jenuh.
  • Membatasi asupan lemak trans.  

Hipertensi dijuluki silent killer karena sering terjadi tanpa keluhan. Ini membuat penderitanya tidak menyadari dirinya memiliki tekanan darah yang tinggi. Maka dari itu, penting untuk melakukan pengecekan tekanan darah secara berkala sehingga tekanan darah dapat dipantau. Makin dini tekanan darah tinggi terdeteksi, maka penanganan yang dilakukan lebih cepat sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi hipertensi yang serius.

Baca Juga: Mengapa Hipertensi Menyebabkan Komplikasi?

Dewi Purwati Photo Verified Writer Dewi Purwati

Health enthusiast

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya