ilustrasi demensia Alzheimer (IDN Times/Aditya Pratama)
Menurut ADI, beberapa tanda peringatan meliputi:
Kehilangan ingatan yang mengganggu aktivitas harian.
Kesulitan melakukan tugas yang sebelumnya sudah terbiasa.
Kesulitan menemukan kata atau mengikuti percakapan.
Bingung terhadap waktu atau tempat.
Perubahan penilaian, suasana hati, perilaku, atau minat bersosialisasi.
Tidak semua orang mengalami tanda yang sama. Pemeriksaan biasanya mencakup riwayat kesehatan, perubahan fungsi sehari-hari, obat yang dikonsumsi, penilaian kemampuan berpikir, serta pemeriksaan laboratorium atau pencitraan bila diperlukan.
Tidak ada satu tes tunggal yang dapat memastikan semua jenis demensia.
Jika perubahan muncul, keluarga dapat mencatat kapan gejala mulai terlihat, contoh aktivitas yang terdampak, serta obat dan penyakit yang dimiliki. Catatan tersebut dapat membantu dokter memperoleh gambaran yang lebih jelas.
Diagnosis lebih awal dapat membuka akses pada informasi, perawatan, rehabilitasi, dukungan caregiver, dan perencanaan yang lebih sesuai.
Mencari bantuan bukan berarti menyerah pada penyakit, melainkan memberi kesempatan bagi orang dengan demensia dan keluarganya untuk menentukan langkah bersama.
Referensi
World Health Organization, "Global Status Report on the Public Health Response to Dementia," diakses September 2026.
Alzheimer’s Disease International and McGill University, "World Alzheimer Report 2021: Journey through the Diagnosis of Dementia," diakses September 2026.
Alzheimer’s Disease International, “Warning Signs of Dementia Infographic,” diakses September 2026.
National Institute on Aging, “What Is Dementia? Symptoms, Types, and Diagnosis,” diakses September 2026.
Gill Livingston et al., “Dementia Prevention, Intervention, and Care: 2024 Report of the Lancet Standing Commission,” The Lancet 404, no. 10452 (2024): 572–628, https://doi.org/10.1016/S0140-6736(24)01296-0.
Christopher H. van Dyck et al., “Lecanemab in Early Alzheimer’s Disease,” New England Journal of Medicine 388, no. 1 (2023): 9–21, https://doi.org/10.1056/NEJMoa2212948.
Alzheimer’s Disease International, Sara Evans-Lacko et al., "World Alzheimer Report 2024: Global Changes in Attitudes to Dementia", diakses September 2026.
Apakah lupa sesekali berarti demensia? | Tidak. Kekhawatiran muncul jika lupa berulang, memburuk, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. |
Apakah demensia sama dengan penuaan normal? | Tidak. Penuaan dapat menyebabkan perubahan ringan, tetapi demensia mengganggu kemampuan berpikir dan menjalani aktivitas harian. |
Apakah diagnosis dini berarti seseorang pasti mengalami Alzheimer? | Tidak. Demensia memiliki banyak penyebab dan Alzheimer hanya salah satunya. |
Apakah tes darah saja cukup untuk mendiagnosis Alzheimer? | Tidak. Biomarker darah dapat membantu dalam kondisi tertentu, tetapi harus ditafsirkan bersama gejala, pemeriksaan kognitif, dan penilaian dokter. |
Ke mana harus berkonsultasi? | Mulailah dari dokter umum, neurolog, atau geriatri. Sertakan anggota keluarga yang mengetahui perubahan perilaku dan aktivitas sehari-hari. |