Pengendalian tempat perkembangbiakan nyamuk tetap penting.
Buang benda yang dapat menampung air, serta menutup, mengosongkan, dan membersihkan wadah penampungan air secara rutin.
Upaya perlindungan dari gigitan nyamuk juga membantu mengurangi paparan.
Vaksin dapat menjadi bagian dari pencegahan di kelompok dan wilayah yang sesuai dengan rekomendasi kesehatan, tetapi tidak menggantikan pengendalian nyamuk.
Salah satu pendekatan yang diteliti di Indonesia adalah penggunaan nyamuk Aedes aegypti yang membawa bakteri Wolbachia. Bakteri ini dapat mengurangi kemampuan nyamuk menularkan virus dengue. Dalam uji acak berkelompok di Yogyakarta, pendekatan tersebut dikaitkan dengan penurunan 77,1 persen kasus dengue terkonfirmasi secara virologis dan penurunan 86,2 persen rawat inap akibat dengue pada kelompok intervensi.
Para peneliti menyimpulkan bahwa respons juga perlu mencakup faktor yang lebih luas, termasuk pengendalian vektor, penggunaan vaksin, dan pengurangan emisi gas rumah kaca untuk membatasi pemanasan global. Bagi masyarakat, langkah sehari-hari seperti mengelola wadah air dan melindungi diri dari gigitan nyamuk tetap berguna. Namun, pencegahan penyakit yang peka terhadap iklim juga butuh pengawasan dan program kesehatan masyarakat yang disesuaikan dengan keadaan tiap wilayah.
Referensi
World Health Organization Indonesia, “Mengarahkan Jalan Indonesia menuju Nol Kematian akibat Dengue pada 2030,” diakses 10 Oktober 2026.
Toby B. Cumming, Henry Surendra, Karin Leder, and Katherine L. Anders, “How Climate Change Affects Mosquito-Borne Infectious Disease: The Different Trajectories of Malaria and Dengue,” Science Advances 12, no. 40 (October 2, 2026): eaei0953.
Monash University, “Itching for a Solution: Addressing Mosquito-Borne Disease as Climate Change Bites,” diakses 10 Oktober 2026.
World Health Organization, “Dengue and Severe Dengue,” diakses 10 Oktober 2026.
Adi Utarini et al., “Efficacy of Wolbachia-Infected Mosquito Deployments for the Control of Dengue,” New England Journal of Medicine 384, no. 23 (2021): 2177–86.