Mengurangi risiko kanker melibatkan kombinasi pola hidup sehat, skrining teratur, dan faktor lingkungan:
Berhenti merokok dan menghindari asap rokok.
Menjaga berat badan sehat melalui diet bergizi dan rutin berolahraga.
Membatasi konsumsi alkohol, atau lebih baik lagi tidak minum alkohol sama sekali.
Pemantauan kesehatan berkala, termasuk skrining kolorektal dan pemeriksaan prostat sesuai usia dan riwayat keluarga.
Mengurangi paparan polusi lingkungan dan bahan karsinogen di tempat kerja.
Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa berdampak besar pada risiko jangka panjang.
Kanker tetap menjadi tantangan kesehatan global, tetapi data menunjukkan bahwa sebagian besar kasus yang sering terjadi pada laki-laki dapat dikenali lebih awal atau dihindari melalui pencegahan dan skrining yang tepat.
Dengan memahami jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki dan menerapkan gaya hidup sehat serta pemeriksaan rutin, laki-laki dapat mengambil langkah konkret untuk melindungi kesehatan di masa depan.
Referensi
"Worldwide Cancer Data (2022)." World Cancer Research Fund International. Diakses Februari 2026.
"Cancer in Men: Prostate Cancer Is #1 for 118 Countries Globally." American Cancer Society. Diakses Februari 2026.
"Global cancer burden growing, amidst mounting need for services." World Health Organization. Diakses Februari 2026.
Freddie Bray et al., “Global Cancer Statistics 2022: GLOBOCAN Estimates of Incidence and Mortality Worldwide for 36 Cancers in 185 Countries,” CA a Cancer Journal for Clinicians 74, no. 3 (April 4, 2024): 229–63, https://doi.org/10.3322/caac.21834.