ilustrasi nyeri di bagian bawah lidah (freepik.com/cookie_studio)
Meski jarang, tetapi nyeri di bawah lidah juga bisa berkaitan dengan kondisi yang lebih serius seperti tumor atau kanker mulut.
Tanda-tanda yang perlu diwaspadai meliputi:
Deteksi dini sangat penting, karena prognosis jauh lebih baik jika ditangani lebih awal.
Nyeri di bawah lidah bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari yang ringan seperti sariawan hingga kondisi yang lebih kompleks seperti infeksi atau gangguan kelenjar ludah.
Jika nyeri berlangsung lama, makin parah, atau disertai gejala lain seperti pembengkakan atau luka yang tidak sembuh, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan yang tepat tidak hanya meredakan nyeri, tetapi juga mencegah komplikasi yang lebih serius.
Referensi
Mayo Clinic. “Canker Sores.” Diakses Maret 2026.
Cleveland Clinic. “Salivary Gland Infection.” Diakses Maret 2026.
National Institutes of Health. “Salivary Gland Disorders.” Diakses Maret 2026.
American Dental Association. “Oral Health Topics.” Diakses Maret 2026.
World Health Organization. “Oral Health.” Diakses Maret 2026.
Crispian Scully and Stephen Porter, “Recurrent Aphthous Stomatitis: Current Concepts of Etiology, Pathogenesis and Management,” Journal of Oral Pathology and Medicine 18, no. 1 (January 1, 1989): 21–27, https://doi.org/10.1111/j.1600-0714.1989.tb00727.x.
John J. Rajasekaran et al., “Oral Microbiome: A Review of Its Impact on Oral and Systemic Health,” Microorganisms 12, no. 9 (August 29, 2024): 1797, https://doi.org/10.3390/microorganisms12091797.