ilustrasi seorang pasien penderita batu ginjal (freepik.com/lifestylememory)
Yang menarik, tren ini tidak statis. Dengan meningkatnya suhu global akibat perubahan iklim, risiko batu ginjal diprediksi akan meningkat secara global.
Sebuah studi memperkirakan bahwa kenaikan suhu global dapat meningkatkan prevalensi batu ginjal hingga jutaan kasus tambahan dalam beberapa dekade mendatang, terutama di wilayah yang sudah panas.
Batu ginjal di negara beriklim panas bukan sekadar kebetulan geografis, melainkan hasil dari mekanisme biologis yang dipicu oleh suhu tinggi. Dehidrasi, penurunan volume urine, dan perubahan keseimbangan tubuh menjadi kombinasi yang mempercepat pembentukan batu.
Kabar baiknya, risiko ini sebenarnya bisa ditekan dengan intervensi sederhana—terutama menjaga hidrasi yang cukup setiap hari. Dalam konteks kesehatan masyarakat, edukasi tentang pentingnya minum air yang cukup di iklim panas menjadi langkah preventif yang sangat krusial dan berdampak besar.
Referensi
Gregory E. Tasian et al., “Daily Mean Temperature and Clinical Kidney Stone Presentation in Five U.S. Metropolitan Areas: A Time-Series Analysis,” Environmental Health Perspectives 122, no. 10 (July 10, 2014): 1081–87, https://doi.org/10.1289/ehp.1307703.
National Kidney Foundation. “Kidney Stones.” Diakses April 2026.
Gregory E. Tasian et al., “Daily Mean Temperature and Clinical Kidney Stone Presentation in Five U.S. Metropolitan Areas: A Time-Series Analysis,” Environmental Health Perspectives 122, no. 10 (July 10, 2014): 1081–87, https://doi.org/10.1289/ehp.1307703.
Victoriano Romero, Haluk Akpinar, and Dean G Assimos, “Kidney Stones: A Global Picture of Prevalence, Incidence, and Associated Risk Factors,” n.d., https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2931286/.
Charles D. Scales et al., “Prevalence of Kidney Stones in the United States,” European Urology 62, no. 1 (March 31, 2012): 160–65, https://doi.org/10.1016/j.eururo.2012.03.052.
Jovanna Rosen, “Climate, Environmental Health Vulnerability, and Physical Planning,” Journal of Planning Literature 31, no. 1 (September 6, 2015): 3–22, https://doi.org/10.1177/0885412215603769.