Tidur berkualitas terdiri dari beberapa tahap, termasuk fase tidur dalam dan fase REM (rapid eye movement) yang penting untuk pemulihan tubuh dan fungsi kognitif.
Menurut penelitian, gangguan lingkungan seperti kebisingan dan gerakan dapat mengurangi waktu yang dihabiskan dalam fase tidur dalam. Ketika fase ini berkurang, tubuh tidak mendapatkan pemulihan yang optimal. Itulah sebabnya kamu bisa saja tidur selama beberapa jam di kendaraan tetapi tetap merasa lelah atau mengantuk setelah bangun.
Tidur di kendaraan memang bisa membantu mengurangi rasa kantuk selama perjalanan mudik yang panjang. Namun, kualitas tidur yang kamu dapat biasanya tidak sebaik tidur di tempat tidur yang nyaman. Ini dapat dipengaruhi oleh kewaspadaan otak terhadap lingkungan baru, posisi tubuh yang kurang ideal, kebisingan dan getaran kendaraan, serta gangguan ritme sirkadian.
Jika memungkinkan, menjaga posisi tubuh yang lebih nyaman, menggunakan penyangga leher, dan meminimalkan gangguan suara mungkin bisa sedikit meningkatkan kualitas tidur selama perjalanan mudik.
Referensi
National Sleep Foundation. “Sleep Environment and Sleep Quality.” Diakses Maret 2026.
Masako Tamaki et al., “Night Watch in One Brain Hemisphere During Sleep Associated With the First-Night Effect in Humans,” Current Biology 26, no. 9 (April 30, 2016): 1190–94, https://doi.org/10.1016/j.cub.2016.02.063.
Yuan Zhang et al., “The Relationship Between Sleeping Position and Sleep Quality: A Flexible Sensor-Based Study,” Sensors 22, no. 16 (August 19, 2022): 6220, https://doi.org/10.3390/s22166220.
Basner, Mathias, Wolfgang Babisch, Adrian Davis, Mark Brink, Charlotte Clark, Sabine Janssen, and Stephen Stansfeld. “Auditory and Non-auditory Effects of Noise on Health.” The Lancet 383, no. 9925 (October 29, 2013): 1325–32. https://doi.org/10.1016/s0140-6736(13)61613-x.
National Institute of Neurological Disorders and Stroke. “Brain Basics: Understanding Sleep.” Diakses Maret 2026.
Institute Of Medicine. "Sleep Disorders and Sleep Deprivation, National Academies Press eBooks, 2006." https://doi.org/10.17226/11617.