Simpan makanan dengan baik. Gunakan wadah tertutup.
Kelola sampah dengan benar. Sampah yang terbuka menarik perhatian tikus.
Hindari kontak dengan air banjir. Terutama jika ada luka di kulit.
Pakai sarung tangan saat membersihkan area kotor. Hindari kontak langsung dengan urine atau kotoran tikus.
Tutup celah masuk tikus. Lubang kecil sekalipun bisa menjadi akses masuk.
Cari pertolongan medis jika muncul gejala setelah paparan risiko. Demam setelah banjir atau kontak dengan lingkungan kotor perlu diperiksa.
Tikus kota menjadi ancaman penyakit karena mereka hidup sangat dekat dengan manusia dan dapat membawa berbagai mikroorganisme penyebab penyakit.
Penularan dapat terjadi melalui urine, kotoran, makanan terkontaminasi, air banjir, hingga parasit yang hidup pada tubuh tikus. Di lingkungan urban yang padat dan sanitasi buruk, risiko ini makin besar. Karena itu, pengendalian tikus merupakan bagian penting dari kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. "Leptospirosis." Diakses Mei 2026.
World Health Organization. "Zoonoses." Diakses Mei 2026.
World Health Organization. "Leptospirosis Burden Epidemiology Reference Group." Diakses Mei 2026.
Michael H. Parsons et al., “Trends in Urban Rat Ecology: A Framework to Define the Prevailing Knowledge Gaps and Incentives for Academia, Pest Management Professionals (PMPs) and Public Health Agencies to Participate,” Journal of Urban Ecology 3, no. 1 (January 1, 2017), https://doi.org/10.1093/jue/jux005.
Alice Y. T. Feng and Chelsea G. Himsworth, “The Secret Life of the City Rat: A Review of the Ecology of Urban Norway and Black Rats (Rattus Norvegicus and Rattus Rattus),” Urban Ecosystems 17, no. 1 (March 23, 2013): 149–62, https://doi.org/10.1007/s11252-013-0305-4.
Chelsea G. Himsworth et al., “Rats, Cities, People, and Pathogens: A Systematic Review and Narrative Synthesis of Literature Regarding the Ecology of Rat-Associated Zoonoses in Urban Centers,” Vector-Borne and Zoonotic Diseases 13, no. 6 (April 16, 2013): 349–59, https://doi.org/10.1089/vbz.2012.1195.