Di banyak area di kota besar, manusia hidup "berdampingan" dengan tikus. Hewan pengerat ini muncul di selokan, pasar, tumpukan sampah, plafon rumah, dapur restoran, hingga area banjir.
Sebagian orang menganggap tikus kota sekadar hama yang menjijikkan atau merusak barang. Padahal, dalam dunia kesehatan masyarakat, tikus termasuk hewan yang sangat diperhatikan karena mampu membawa berbagai penyakit.
Masalahnya bukan cuma jumlah tikus yang banyak. Yang membuat tikus kota bisa berbahaya adalah kombinasi antara lingkungan urban yang padat, sanitasi yang buruk, kontak dekat dengan manusia, dan kemampuan tikus bertahan hidup hampir di mana saja.
Dalam kondisi tertentu, tikus dapat menjadi reservoir berbagai patogen, yang artinya mereka bisa membawa mikroorganisme penyebab penyakit tanpa selalu terlihat sakit.