Tanpa disadari, kebiasaan selama mudik bisa memperburuk kondisi, seperti:
Menunduk terlalu lama melihat gadget.
Tidur dengan posisi leher tertekuk.
Membawa beban di satu sisi bahu.
Jarang melakukan peregangan.
Kombinasi kebiasaan ini membuat tekanan pada otot semakin besar dan mempercepat munculnya pegal.
Rasa pegal di leher dan bahu saat mudik dapat menjadi hasil dari posisi tubuh yang tidak ideal, kerja otot yang terus-menerus, dan sirkulasi darah yang kurang lancar. Ketiga faktor ini membuat area leher dan bahu menjadi titik paling rentan.
Supaya mudik nyaman, cobalah sesering mungkin bergerak. Peregangan ringan, memperbaiki posisi duduk, dan menggunakan penopang leher bisa membantu mengurangi beban otot. Jadi, ketika kamu sampai ke kampung halaman atau kembali ke rumah dari mudik, kamu tidak akan membawa "oleh-oleh" bahu dan leher pegal.
Referensi
“Assessment of Stresses in the Cervical Spine Caused by Posture and Position of the Head,” PubMed, November 1, 2014, https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25393825/.
National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS). “Neck Pain.” Diakses Maret 2026.
Angela Maria Lis et al., “Association Between Sitting and Occupational LBP,” European Spine Journal 16, no. 2 (May 30, 2006): 283–98, https://doi.org/10.1007/s00586-006-0143-7.