Comscore Tracker

5 Hal Penting tentang Infeksi Ginjal atau Pielonefritis

Adalah jenis infeksi saluran kemih yang menyebar ke ginjal

Infeksi ginjal (pielonefritis atau pyelonephritis) adalah jenis infeksi saluran kemih yang umumnya dimulai di uretra atau kandung kemih dan menyebar ke salah satu atau kedua ginjal.

Ginjal punya fungsi vital dalam tubuh, termasuk dalam sistem perkemihan untuk menghasilkan urine dan mengeluarkannya dari tubuh. Bila kesehatannya terganggu, ginjal bisa mengalami masalah atau terserang penyakit. Salah satunya adalah pielonefritis.

Infeksi ginjal butuh penanganan medis dengan segera. Bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, infeksi bisa merusak ginjal secara permanen atau bakteri bisa menyebar ke aliran darah dan menyebabkan infeksi yang mengancam nyawa.

Berikut ini informasi tentang infeksi ginjal atau pielonefritis yang penting untuk disimak!

1. Apa itu pielonefritis?

5 Hal Penting tentang Infeksi Ginjal atau Pielonefritisilustrasi infeksi ginjal atau pielonefritis (freepik.com/brgfx)

Mengutip laman MedicineNet, komponen utama pada sistem saluran kemih meliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Setiap bagian dari sistem kemih dapat mengalami infeksi dan umumnya disebut sebagai infeksi saluran kemih (ISK). Ketika infeksi terjadi pada ginjal, kondisi ini disebut pielonefritis.

Dilansir Mayo Clinic, infeksi ginjal merupakan jenis ISK yang umumnya dimulai di uretra atau kandung kemih dan menyebar ke satu ataupun kedua ginjal. Apabila tidak ditangani dengan benar, infeksi ini dapat mengakibatkan kerusakan ginjal. Infeksi ginjal dapat dialami oleh siapa saja, tetapi lebih berisiko terjadi pada perempuan.

2. Apa penyebab dan faktor risikonya?

5 Hal Penting tentang Infeksi Ginjal atau Pielonefritisilustrasi infeksi ginjal (plushcare.com)

Dilansir Healthline, sebagian besar infeksi ginjal disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk ke ginjal dari saluran kemih.

Penyebab yang paling umum adalah bakteri Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini ditemukan di dalam usus dan dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra, saluran yang membawa urine keluar dari tubuh. Bakteri dapat berkembang biak dan menyebar ke kandung kemih serta ginjal.

Penyebab lain infeksi ginjal yang kurang umum adalah bakteri dari infeksi di area lain pada tubuh yang menyebar melalui aliran darah ke ginjal, operasi kandung kemih atau ginjal, serta ada sesuatu yang menghalangi aliran urine, contohnya batu ginjal.

Di samping itu, terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko infeksi ginjal, antara lain:

  • Jenis kelamin perempuan. Perempuan lebih berisiko karena memiliki uretra yang lebih pendek. Ini membuat bakteri lebih mudah mencapai saluran kemih. Uretra pada perempuan juga lebih dekat dengan vagina dan anus, memungkinkan bakteri lebih mudah menyebar ke saluran kemih. Ibu hamil juga lebih berisiko mengalami infeksi ginjal
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita diabetes, HIV/AIDS, dan mengonsumsi obat penekan imun
  • Sumbatan pada saluran kemih. Kondisi ini dapat memperlambat aliran urine atau mengurangi kemampuan untuk mengosongkan kandung kemih saat buang air kecil, termasuk batu ginjal, kelainan pada struktur saluran kemih, dan pembengkakan kelenjar prostat
  • Penggunaan kateter urine
  • Vesicoureteral reflux, kondisi ketika urine mengalir kembali ke ureter dan ginjal, sehingga penderitanya memiliki risiko lebih besar terkena infeksi ginjal

Baca Juga: 7 Cara Menyembuhkan Batu Ginjal, Sayangi Salah Satu Organ Vitalmu Ini!

3. Berbagai gejala infeksi ginjal yang perlu diwaspadai

5 Hal Penting tentang Infeksi Ginjal atau Pielonefritisilustrasi menahan buang air kecil (freepik.com/jcomp)

Infeksi ginjal dapat menimbulkan beberapa tanda atau gejala, di antaranya:

  • Demam
  • Menggigil
  • Nyeri di bagian punggung, samping, atau selangkangan
  • Nyeri perut
  • Lebih sering buang air kecil
  • Nyeri atau sensasi seperti terbakar saat buang air kecil
  • Mual dan muntah
  • Terdapat nanah atau darah di urine (hematuria)
  • Urine berbau menyengat atau tampak keruh

4. Pengobatan infeksi ginjal

5 Hal Penting tentang Infeksi Ginjal atau Pielonefritisilustrasi seseorang dirawat di rumah sakit (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Menurut keterangan di laman American Kidney Fund, infeksi ginjal umumnya diobati dengan pemberian antibiotik. Jenis antibiotik yang diresepkan oleh dokter tergantung dari kondisi tiap pasien dan jenis infeksi dari hasil pemeriksaan medis.

Untuk kondisi infeksi yang serius, pasien mungkin perlu dirawat inap di rumah sakit untuk mendapat perawatan, seperti mendapatkan antibiotik dan cairan melalui intravena. Bila infeksi disebabkan karena masalah struktur saluran kemih, pasien mungkin perlu dioperasi untuk memperbaikinya dan mencegah infeksi ginjal di kemudian hari.

5. Beberapa upaya untuk mencegah infeksi ginjal

5 Hal Penting tentang Infeksi Ginjal atau Pielonefritisilustrasi minum air putih (pexels.com/Daria Shevtsova)

Ada beberapa cara pencegahan infeksi ginjal yang bisa kamu lakukan, seperti:

  • Banyak minum air putih
  • Hindari menunda atau menahan buang air kecil
  • Biasakan buang air kecil setelah melakukan hubungan seks. Ini membantu menghilangkan bakteri yang mungkin masuk ke uretra dan mengurangi risiko infeksi
  • Pada perempuan, bersihkan area kelamin dengan mengusap dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri masuk ke uretra
  • Menghindari penggunaan produk yang dapat mengiritasi area kelamin 

Itulah ulasan tentang infeksi ginjal atau pielonefritis. Jagalah selalu kesehatan ginjal dengan minum air putih dalam jumlah cukup dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Bila curiga memiliki masalah pada ginjal atau mengalami gejala-gejala yang disebutkan di atas, sebaiknya periksa ke dokter agar bisa dilakukan pemeriksaan dan mendapat penanganan yang tepat.

Baca Juga: 9 Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda, Hati-hatilah dari Sekarang

Rifa Photo Verified Writer Rifa

.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya