Jika hasil kebun banyak tertutup abu, bilas perlahan di luar rumah menggunakan air yang layak diminum agar abu tidak terbawa ke dapur. Setelah itu, cuci tangan, lalu bilas dan gosok permukaan buah atau sayur di bawah air bersih mengalir. Gunakan sikat bersih untuk buah atau sayuran berkulit keras. Cuci juga hasil kebun yang kulitnya akan dikupas agar kotoran dari permukaan tidak berpindah saat dipotong.
Jangan mencuci sayur dan buah dengan sabun, detergen, pemutih, atau cairan pencuci khusus. Bahan-bahan itu tidak diperlukan untuk membersihkan hasil kebun dan residunya dapat tertinggal atau terserap. Mencuci dengan air mengalir membantu menghilangkan abu dan kotoran di permukaan, tetapi tidak dapat dipastikan menghilangkan semua bahan kimia yang mungkin sudah terserap ke jaringan tanaman.
Saat membersihkan kebun atau memanen di tengah kualitas udara buruk, paparan asap yang terhirup juga perlu diperhatikan. Pakailah respirator N95 atau P100 saat berada di luar dalam kondisi udara buruk, serta sarung tangan dan pakaian tertutup ketika menangani abu. Jika memungkinkan, tunda kegiatan berkebun sampai kondisi udara membaik.
Sayur dan buah yang cuma terkena abu tipis tidak otomatis harus dibuang. Periksa kondisinya, bersihkan dengan air yang aman, dan buang hasil kebun yang tertutup abu tebal atau sudah rusak. Karena bukti mengenai risiko menelan residu abu masih terbatas, kamu tetap perlu waspada, khususnya jika kebakaran melibatkan sumber pencemar selain vegetasi.
Referensi
Oregon State University Extension Service, “5 Steps to Healthy Produce during Wildfire Smoke,” diakses 21 Oktober 2026.
UC Cooperative Extension Sonoma County, "Produce Safety after Urban Wildfire: Citizen Science Initiative—Final Report," diakses 21 Oktober 2026.
Margaret R. Baker, Qing X. Li, and James N. Seiber, “Wildfire Smoke’s Effects on Agriculture and Foods Warrant More Study,” Journal of Agricultural and Food Chemistry 69, no. 51 (2021): 15435–36, https://doi.org/10.1021/acs.jafc.1c06745.
U.S. Food and Drug Administration, “Selecting and Serving Produce Safely,” diakses 21 Oktober 2026.