Seorang tenaga kesehatan dilaporkan meninggal dunia akibat komplikasi campak saat bertugas. Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) memastikan korban adalah dokter pria berinisial AMW, 26 tahun, yang bertugas di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Menurut investigasi awal, AMW awalnya mengeluhkan demam dan ruam merah, lalu mengalami sesak napas berat. Pihak Kemenkes menyatakan bahwa yang bersangkutan mengalami komplikasi.
Sering dianggap penyakit anak-anak, ketika virus campak menginfeksi orang dewasa, perjalanan penyakitnya bisa berbeda. Gejalanya bisa terasa lebih berat, pemulihan lebih lama, dan risiko komplikasi meningkat.
Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya kasus campak pada kelompok usia dewasa di berbagai negara menjadi pengingat bahwa penyakit ini dampaknya bisa lebih serius dari yang dibayangkan.
