Kata para peneliti, tenaga kesehatan mental profesional perlu mulai memikirkan risiko dengan cara yang berbeda. Dalam praktik klinis, ini berarti tenaga kesehatan perlu melihat lebih luas, seperti kondisi fisik yang sulit diobati, stres lingkungan kronis, hingga komorbiditas yang sebelumnya dianggap tidak terkait.
Pemetaan risiko yang lebih akurat bisa membantu dokter menangkap sinyal bahaya yang selama ini tersembunyi, serta menawarkan intervensi yang tepat sebelum terlambat.
Meskipun gen memberikan petunjuk, tetapi para ahli mengingatkan bahwa konteks sosial dan lingkungan tetap memainkan peran besar. Dukungan, akses layanan kesehatan, keamanan finansial, dan relasi interpersonal tetap menjadi fondasi upaya pencegahan.
Depresi bukanlah persoalan sepele. Jika kamu merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.
Saat ini, tidak ada layanan hotline atau sambungan telepon khusus untuk pencegahan bunuh diri di Indonesia. Kementerian Kesehatan Indonesia pernah meluncurkan hotline pencegahan bunuh diri pada 2010. Namun, hotline itu ditutup pada 2014 karena rendahnya jumlah penelepon dari tahun ke tahun, serta minimnya penelepon yang benar-benar melakukan konsultasi kesehatan jiwa.
Walau begitu, Kemenkes menyarankan warga yang membutuhkan bantuan terkait masalah kejiwaan untuk langsung menghubungi profesional kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat.
Kementerian Kesehatan RI juga telah menyiagakan lima RS Jiwa rujukan yang telah dilengkapi dengan layanan telepon konseling kesehatan jiwa:
RSJ Amino Gondohutomo Semarang | (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor | (0251) 8324024, 8324025
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta | (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang | (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang | (0341) 423444
Selain itu, terdapat pula beberapa komunitas di Indonesia yang secara swadaya menyediakan layanan konseling sebaya dan support group online yang dapat menjadi alternatif bantuan pencegahan bunuh diri dan memperoleh jejaring komunitas yang dapat membantu untuk gangguan kejiwaan tertentu.
Referensi
"Many Who Die by Suicide Aren’t Depressed, Genetic Research Suggests." University of Utah Health. Diakses November 2025.
Hilary Coon et al., “Genetic Liabilities to Neuropsychiatric Conditions in Suicide Deaths With No Prior Suicidality,” JAMA Network Open 8, no. 10 (October 20, 2025): e2538204, https://doi.org/10.1001/jamanetworkopen.2025.38204.