Comscore Tracker

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! 

Sangat penting untuk dipahami dengan benar

Setiap manusia terlahir ke dunia dengan kondisi fisik yang berbeda. Hal ini sangat dirasakan oleh orang-orang dengan sindrom Down. Sindrom Down adalah suatu kelainan genetik yang membuat pengidapnya memiliki tingkat kecerdasan yang cenderung lebih rendah dan kelainan fisik yang khas.

Karena kurangnya pengetahuan, banyak orang yang memandang sebelah mata anak-anak dengan sindrom Down. Banyak yang menganggap mereka terlahir cacat dan tak mampu melakukan apa-apa. Ini adalah hal yang salah dan perlu diluruskan!

Berikut ini mitos dan fakta seputar anak dengan sindrom Down yang perlu kita pahami bersama.

1. "Sindrom Down merupakan adalah penyakit menular"

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! freepik.com/freepik

Itu cuma mitos! Faktanya, sindrom Down bukan penyakit menular. 

Melansir Mayo Clinic, sindrom Down adalah kelainan genetik yang terjadi ketika pembelahan sel yang abnormal menghasilkan salinan kromosom 21 yang penuh atau sebagian. Bahan genetik tambahan ini menyebabkan perubahan perkembangan dan ciri fisik. Kondisi ini diturunkan dari masing-masing orang tua.

2. "Anak sindrom Down terlahir dari usia ibu yang lebih tua" 

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! pexels.com/amina filkins

Meskipun diperkirakan usia ibu akan berdampak pada kelahiran anak dengan sindrom Down, tetapi menurut keterangan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), sebanyak 80 persen anak dengan sindrom Down terlahir dari ibu yang berusia di bawah 35 tahun.

3. "Anak sindrom Down tidak bisa membaca dan menulis" 

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! pexels.com/Cliff Booth

Lagi-lagi, ini adalah anggapan yang tak berdasar! 

Melansir laman KidsHealth, sindrom Down dapat memengaruhi kemampuan belajar dengan berbagai cara, tetapi biasanya menyebabkan gangguan intelektual ringan hingga sedang. Anak-anak dengan sindrom Down mengalami keterlambatan dalam berbicara dan keterampilan motorik, dan mungkin memerlukan bantuan perawatan diri, seperti berpakaian dan dandanan.

Siswa dengan sindrom Down bisa memiliki berbagai kemampuan. Mereka bisa belajar dan mengembangkan keterampilan baru sepanjang hidup mereka, tetapi mencapai tujuan dengan kecepatan yang berbeda. Pengajar harus fokus pada individu dan belajar langsung tentang kemampuan dan kebutuhan khususnya.

Baca Juga: Ketahui dan Segera Hindari 7 Faktor Utama Penyebab Down Syndrome Ini

4. "Semua anak sindrom Down hanya diterima di sekolah khusus"

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! pexels.com/CDC

Meskipun dengan kondisi fisik yang berbeda dan mengharuskan mereka untuk belajar di sekolah khusus, tetapi saat ini banyak anak dengan sindrom Down yang disekolahkan di sekolah umum dengan pengajar profesional.

5. "Anak sindrom Down selalu merasa bahagia"

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! unsplash.com/Nathan Anderson

Banyak yang beranggapan bahwa anak dengan sindrom Down selalu merasakan hidup bahagia. Namun, faktanya mereka juga punya rentang perasaan dan suasana hati yang sama seperti manusia pada umumnya.

Menurut keterangan dari National Down Syndrome Society, setidaknya setengah dari semua anak dan orang dewasa dengan sindrom Down menghadapi masalah kesehatan mental selama rentang hidupnya. Anak-anak dan orang dewasa dengan berbagai masalah medis mengalami tingkat masalah kesehatan mental yang lebih tinggi.

Masalah kesehatan mental yang paling umum meliputi: gangguan kecemasan umum, perilaku berulang dan obsesif-kompulsif; perilaku oposisi, impulsif, dan lalai; kesulitan terkait tidur; depresi; kondisi spektrum autisme; dan masalah neuropsikologis yang ditandai dengan hilangnya keterampilan kognitif secara progresif.

Pola gangguan kesehatan jiwa pada sindrom Down berbeda-beda tergantung pada usia dan karakteristik perkembangan anak maupun orang dewasa.

6. "Anak dengan sindrom Down tidak bisa memiliki pekerjaan"

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! freepik.com/azerbaijan_stockers

Pendidikan khusus yang mereka peroleh menjadikan bekal mereka untuk melanjutkan hidup, termasuk kemampuan untuk bekerja. Mereka mampu, kok, bekerja, hanya saja kurangnya lapangan kerja menjadikan mereka terhambat untuk mendapatkan pekerjaan. 

7. "Anak sindrom Down tidak bisa merasakan rasa sakit"

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! pexels.com/mart production

Nyatanya, mereka juga merasakan rasa sakit. Namun, respons terhadap rasa sakit sangat lamban dan tidak tepat mengekspresikannya, sehingga kita kurang mengenalinya.

8. "Semua anak sindrom Down memiliki wajah dan perawakan yang sama"

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! gooddoctor.co.id

Ya, wajah mereka bisa dibilang mirip layaknya keluarga. Namun, tidak semua anak sindrom Down memiliki bentuk wajah yang sama. Contohnya, tidak semua anak sindrom Down memiliki mata berbentuk almond dan tubuh yang kerdil. 

9. "Anak dengan sindrom Down tidak memiliki ingatan" 

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! pexels.com/mart production

Seperti individu pada umumnya, anak dengan sindrom Down juga memiliki ingatan. Hanya saja tingkat atau variasinya berbeda pada tiap anak. 

10. "Orang dewasa dengan sindrom Down seperti anak kecil" 

10 Mitos dan Fakta seputar Anak dengan Sindrom Down, Perlu Dipahami! pexels.com/mart production

Orang dewasa sindrom Down tetaplah orang dewasa yang harus diperlakukan dengan lebih istimewa. 

Itulah beberapa fakta yang mendobrak mitos tentang anak sindrom Down. Anak dengan sindrom Down juga sama seperti manusia pada umumnya. Mereka hanya lebih istimewa saja!

Baca Juga: 5 Cara Membimbing Anak yang Memiliki Retardasi Mental

Puspa Senja Photo Verified Writer Puspa Senja

Hobi makan cita-cita kurus:v

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya