ilustrasi kanker payudara (IDN Times/Mardya Shakti)
Para peneliti berspekulasi bahwa salah satu alasannya karena air susu ibu (ASI) mengandung konsentrasi imunoglobulin yang tinggi, kemungkinan untuk membantu membangun kekebalan bayi, dan imunoglobulin ini diproduksi oleh sel B.
Semua perubahan ini menciptakan lingkungan di mana sel-sel kanker yang muncul secara alami akan lebih mudah berkembang dan menyebar seiring bertambahnya usia. Puncak penuaan yang signifikan terjadi pada akhir usia 40-an, yang bertepatan dengan masa menopause.
Seberapa cepat jaringan payudara menua bergantung pada masing-masing perempuan dan perbedaan tersebut kemungkinan besar memengaruhi risiko kanker.
Penelitian ini tidak menganalisis etnis, genetika, atau faktor lain yang memengaruhi risiko kanker payudara, meskipun penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa jaringan payudara normal pada perempuan dengan faktor risiko genetik kanker payudara menunjukkan tanda-tanda penuaan yang dipercepat.
Referensi
"Scientists Reveal Why Breast Cancer Risk Rises With Age". Science Alert. Diakses Mei 2026.
Gupta, Pulkit, Eric Lee, Neus Masqué Soler, Ellen Schrader, Xiao Qian Wang, Shimrit Mayer, Cristina Flores, et al. “Single-Cell Spatial Atlas of the Aging Human Breast.” Nature Aging 6, no. 4 (March 31, 2026): 916–31.