ilustrasi teh hitam (vecteezy.com/Volodymyr Hryshchenko)
Manfaat teh hitam sebagian besar berasal dari polifenol, yaitu antioksidan yang menawarkan perlindungan dari beberapa penyakit kronis. Namun, teh hitam mengandung satu kelompok polifenol, yang disebut theaflavin, yang tidak dimiliki teh jenis lain.
Theaflavin berkembang selama oksidasi dan menyumbang 3 persen hingga 6 persen polifenol dalam teh hitam. Itu sebabnya teh hitam menawarkan beberapa manfaat yang sama dengan jenis teh lainnya, tetapi juga memberikan manfaat yang unik, dilansir UCLA Health.
Teh hitam dengan rasa juga masih menawarkan manfaat sehat, dan ini lebih sehat dibandingkan dengan minum teh hitam yang ditambahkan dengan gula dan susu. Untuk mendapatkan semua manfaatnya, gunakan teh hitam loose leaf, bukan teh hitam dalam kantong.
Berikut ini beberapa manfaat teh hitam lainnya berdasarkan temuan penelitian:
- Mendukung kesehatan jantung. Theaflavin membantu menurunkan kolesterol darah. Sementara itu, flavonoid dalam teh hitam membantu mengurangi risiko penyakit jantung sebesar 8 persen. Studi menunjukkan bahwa dengan setiap cangkir teh yang kamu minum setiap hari, kamu dapat menurunkan tekanan darah, risiko kejadian kardiovaskular mayor (seperti serangan jantung dan stroke), dan ancaman kematian akibat penyakit jantung.
- Mengurangi risiko stroke. Studi menunjukkan bahwa minum setidaknya dua cangkir teh setiap hari dapat mengurangi risiko stroke sebesar 16 persen dibandingkan orang yang tidak minum teh.
- Meningkatkan fokus. Teh hitam mengandung kafein (sekitar setengah dari jumlah kafein dalam kopi). Teh hitam juga mengandung asam amino L-theanine. Kombinasi ini membantu kewaspadaan dan fokus. Meskipun kafein saja dapat meningkatkan energi, tetapi tambahan L-theanine dalam teh hitam menghasilkan jenis energi yang stabil dan seimbang. Sebuah penelitian berskala kecil meneliti bagaimana minum teh hitam memengaruhi kinerja kognitif dibandingkan dengan minum air putih. Peserta yang minum teh hitam memiliki kinerja lebih baik dalam fungsi eksekutif dan tugas memori.
- Menurunkan risiko beberapa kanker. Polifenol dalam teh berperan dalam melawan jenis kanker tertentu. Sebuah penelitian menemukan bahwa teh hitam menurunkan risiko kanker kulit karsinoma sel skuamosa. Sebuah tinjauan terhadap 64 penelitian menyimpulkan bahwa semua teh dapat membantu mencegah kanker mulut. Kanker lain yang dipertimbangkan termasuk kanker payudara, ginekologi, paru-paru dan tiroid, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian.
- Mengurangi risiko kematian karena segala sebab. Minum setidaknya dua cangkir teh hitam setiap hari menurunkan risiko kematian akibat sebab apa pun hampir 13 persen, dibandingkan dengan orang yang tidak minum teh (Annals of Internal Medicine, September 2022). Seperti temuan lainnya, makin banyak konsumsi teh, makin rendah risiko penyakit kardiovaskular, jantung, dan stroke.