Jangan abaikan rasa panas atau perih di titik tertentu pada kaki. Jika terasa ada area yang mulai memerah, segera tutup dengan plester steril atau moleskin untuk mencegah luka terbuka.
Jika sudah menjadi luka terbuka lalu terkena keringat dan bakteri, itu berpotensi menyebabkan aroma tidak sedap dan risiko infeksi serius, terutama bagi jemaah dengan diabetes.
Edukasi kebersihan dan perawatan kaki penting bagi jemaah haji. Kaki yang sehat dan bebas bau bukan hanya soal kenyamanan pribadi, tapi juga bagian dari menjaga adab dan kebersihan di tempat-tempat suci seperti Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Referensi
Sridhar, Shruti, Samir Benkouiten, Khadidja Belhouchat, Tassadit Drali, Ziad A. Memish, Philippe Parola, Philippe Brouqui, and Philippe Gautret. “Foot Ailments during Hajj: A Short Report.” Journal of Epidemiology and Global Health 5, no. 3 (January 1, 2015): 291.
Alfelali, Mohammad, Osamah Barasheed, Jassir Alshehri, Hamid Bokhary, Sami Alsaedi, Abdulrahman Alhamzi, Naji Aljohani, Tim Driscoll, and Harunor Rashid. “Foot Injuries Among Hajj Pilgrims with and Without Diabetes Mellitus: Implications for Infection Management.” Infectious Disorders - Drug Targets 14, no. 2 (October 31, 2014): 140–47.
Saudi Arabia: Hajj and Umrah Pilgrimages". US Centers for Disease Control and Prevention. Diakses April 2026.
"Staying Healthy During Hajj: Essential Health Tips for Pilgrims". Indus Health. Diakses April 2026.