Kontribusi Foege tidak berhenti di lapangan. Ia menjabat sebagai direktur Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada periode 1977–1983, masa penting ketika dunia sedang berada di fase akhir perjuangan melawan cacar.
Di luar CDC, ia juga aktif memimpin dan meneliti berbagai program kesehatan global, mulai dari kelangsungan hidup anak, pencegahan cedera, hingga upaya pengendalian penyakit menular lain seperti dracunculiasis (guinea worm), polio, campak, dan river blindness.
Atas kontribusinya, Foege menerima Presidential Medal of Freedom pada tahun 2012, penghargaan sipil tertinggi di negeri Paman Sam. Pada tahun 2020, ia juga dianugerahi Future of Life Award bersama Viktor Zhdanov, tokoh lain di balik keberhasilan eradikasi cacar.
Tokoh-tokoh global seperti Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan Bill Gates menegaskan bahwa tanpa peran Foege, peluang dunia untuk benar-benar mengalahkan cacar akan jauh lebih kecil. Pengakuan terhadap warisannya bahkan diabadikan secara fisik melalui Gedung William H. Foege di University of Washington, yang menaungi departemen Bioengineering dan Genome Sciences.
Referensi
"William H. Foege, Key Figure in the Eradication of Smallpox, Dies at 89". The New York Times. Diakses Februari 2026.
"Leader in smallpox eradication, Dr. William Foege, dies at 89". PBS News. Diakses Februari 2026.