Comscore Tracker

7 Ciri-Ciri Kondom Kedaluwarsa, Berisiko Jika Dipakai

Cek dulu sebelum digunakan

Tanggal kedaluwarsa mungkin jadi hal terakhir atau bahkan tidak terpikirkan, saat membeli atau menggunakan kondom. Alasannya, kamu tentu tidak ingin merusak suasana dengan mengecek kemasan di tengah hubungan seksual. Padahal, menggunakan kondom yang lewat masa kedaluwarsa bisa berbahaya, lho. 

Mengenali ciri-ciri kondom kedaluwarsa bisa jadi alternatif guna menghindari bahayanya. Selain itu, ketahui pulaefek memakai kondom yang kedaluwarsa menurut ahli dalam artikel ini. 

Apakah kondom bisa kedaluwarsa?

7 Ciri-Ciri Kondom Kedaluwarsa, Berisiko Jika Dipakaiilustrasi kondom (unsplash.com/@dainisgraveris)

Sebuah kondom dinyatakan kedaluwarsa apabila telah melewati batas masa berlaku. Menurut Dr Elizabeth Bosky melalui laman Verywellhealth, setelah masa produksi, diuji kualitas, dan melewati pengemasan, kondom akan diberikan masa berlaku atau tanggal kedaluwarsa. Biasanya, expired kondom yang tersemat di kemasan antara 1 hingga 5 tahun.

Namun, durasi penyimpanannya bisa berbeda-beda. Tergantung pada banyak hal, seperti cara penyimpanan dan bahan yang digunakan untuk membuatnya. Kondom yang terbuat dari lateks bisa bertahan hingga 5 tahun, sedangkan kondom poliisoprena atau sejenis karet buatan hanya bertahan 3 tahun.

Masa kedaluarsa kondom juga dipengaruhi oleh kandungan zat kimia di dalamnya. Misalnya, kandungan bahan kimia seperti spermisida dapat mengurangi kualitas kondom. Hal tersebut secara signifikan dapat mengurangi umur simpan kondom. 

Bagaimana ciri-ciri kondom kedaluwarsa?

7 Ciri-Ciri Kondom Kedaluwarsa, Berisiko Jika Dipakaiilustrasi membuka kondom (pexels.com/cottonbro)

Cara terbaik mengetahui kondom kedaluwarsa adalah dengan melihat keterangan yang tertera di kemasan. Di samping itu, mengenali ciri-ciri kondom kedaluwarsa juga dapat membantu.

Kondom yang rusak umumnya terlihat, baik dari kemasan maupun isinya. Nerys Benfield , MD, MPH, ginekolog dari Albert Einstein College of Medicine, Montefiore Medical Center menjelaskan seperti apa ciri kondom kedaluwarsa. Jika kamu mendapati beberapa hal berikut, bisa jadi kondom telah kedaluwarsa atau sudah tidak layak digunakan.

  1. Kemasan terbuka. Ketika membeli kondom, pastikan kemasan dalam keadaan tertutup. Termasuk pembungkus plastik luar, kardus, dan sealed tape-nya. Jika salah satu terbuka pembungkusnya terbuka, sebaiknya jangan diberi apalagi menggunakannya. Sebab, dapat mempengaruhi kualitas kondom
  2. Warna kemasan pudar. Masih dari segi kemasan, hindari menggunakan kondom yang warna pembungkusnya tidak tajam. Pudarnya warna pembungkus bisa jadi tanda kondom telah terpapar cahaya dalam waktu lama
  3. Tulisan yang menghilang. Selain warna yang memudar, perhatikan juga tulisan pada kondom, apakah masih ada atau hilang. Tulisan yang hilang bisa jadi tanda bahwa kondom sudah lawas
  4. Tidak adanya udara dalam kemasan. Terkadang kondom tidak terang-terangan terbuka, tetapi hanya setitik yang tidak terlihat. Tekan bungkus plastik kondom  secara perlahan. Apabila masih terasa ada udara, maka kondom bisa jadi belum rusak
  5. Cairan lubrikan keluar dari kemasan. Kondom yang dijual di pasaran umumnya memiliki cairan di dalamnya. Nah, apabila kamu tidak menemukan bagian terbuka, tetapi mendapati kemasan basah, bisa jadi kondom memiliki lubang
  6. Kondom kering dan kaku. Kemasan yang telah terbuka atau produk yang sudah lama dapat menyebabkan kondom kering dan kaku. Saat dipakai, kamu akan kesulitan memisahkan antar dinding kondom
  7. Bau yang tidak sedap. Kondom dalam kondisi baik umumnya berbau serupa lateks atau karet. Jika telah kadaluwarsa, bau kondom akan berubah menjadi tidak sedap.

Satu tanda lagi, jika kamu merasa ragu saat hendak menggunakan kondom, maka sebaiknya dapatkan kondom yang lebih baru. Terkadang feeling bisa menjadi petunjuk tepat sebelum melakukan suatu hal. 

Baca Juga: Cara Memilih Ukuran Kondom yang Benar, Jangan Asal!

Efek memakai kondom kedaluwarsa

7 Ciri-Ciri Kondom Kedaluwarsa, Berisiko Jika Dipakaiilustrasi memegang kondom (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Menurut Deborah Arrindell, Wakil Presiden Kebijakan Kesehatan untuk American Sexual Health Association, yang dilansir melalui National Coalition for Sexual Health, kondom kedaluwarsa yang disimpan di tempat kering dan sejuk mungkin lebih baik. Hal tersebut dibandingkan dengan tidak menggunakan pelindung sama sekali. Meski begitu, tentu saja akan lebih baik jika menggunakan kondom baru. 

Kamu mungkin tidak merasakan efek samping kondom kedaluwarsa. Namun, produk yang telah melewati masa berlaku tidak lagi bisa dipastikan efektivitasnya. Bisa jadi, tampilan kondom baik-baik saja, tetapi memiliki lubang tak kasat mata.

Adanya lubang ini menyababkan kondom tidak bisa berfungsi maksimal. Kerusakan yang tidak terlihat kemungkinan akan mengurangi atau menghilangkan fungsi kondom sebagai pelindung. Jika dipakai, ini tidak lagi menghalangi pertukaran cairan. Akibatnya, kamu mungkin masih bisa hamil ataupun tertular penyakit menular seksual. 

Kamu mungkin memiliki pertimbangan untuk tetap menggunakannya meski terdapat ciri-ciri kondom kedaluwarsa. Meski demikian, sebaiknya tetap hindari kondom yang telah lewat masa berlakunya, ya!

Baca Juga: Manfaat Kondom Jari, Pelindung Khusus Fingering agar Seks Lebih Aman

Topic:

  • Laili Zain Damaika
  • Lea Lyliana
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya